Diduga Bocor, Penertiban Terminal Bayangan Tanpa Hasil

Rabu, 26 April 2017
Petugas melakukan penertiban sopir di terminal bayangan.

Baturaja, Sumselupdate.com – Sejak kemarin Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama kepolisian, TNI dan Satpol PP menertibkan terminal bayangan yang berada di beberapa sudut Kota Baturaja.

Namun, sayangnya penertiban ini tak membuahkan hasil. Seperti pada hari pertama, Selasa (25/4), tak satu pun terlihat mobil yang mangkal di beberapa terminal bayangan, lantaran diduga penertiban itu bocor.

Read More

Hanya ada satu dua mobil parkir, kondisi ini tak seperti hari biasanya yang bisa dengan mudah didapat puluhan mobil parkir di beberapa titik terminal bayangan tersebut.

“Saat ini kita belum melakukan eksekusi, selama enam hari ke depan kita hanya melakukan sosialisasi penertiban terminal bayangan, sesuai aturan, para sopir tidak boleh ngetem di sembarang tempat,” kata Kepala Dinas Perhubungan OKU, Aminilson dibincangi wartawan.

Adapun tempat-tempat yang kerap dijadikan Terminal bayangan, menurutnya, yakni  di simpang empat Sukajadi (arah terusan), Pasar Baru, simpang Suska, depan Rumah Makan Kota Baru Lintas, dan simpang tiga Tanjung Agung. “Biasanya di tempat-tempat ini mereka ngetem menunggu penumpang,” paparnya.

Selanjutnya, mulai 28 April mendatang, pihaknya akan melakukan eksekusi. Namun eksekusi yang dimaksud yakni dengan mengarahkan para sopir untuk menunggu penumpang di tempat yang lebih aman dan tidak menganggu badan jalan.

“Hanya akan kita arahkan, tetap di tempat mereka ngetem tapi kita arahkan ke tempat lapang yang lebih aman dan tidak ngetem di badan jalan” katanya.

Hal ini dikarenakan Kabupaten OKU belum memiliki Terminal Kota tipe C. “Hal ini dilema tersendiri, kita tidak bisa menyalahkan dan menindak para sopir yang melanggar aturan, sejak terminal tipe A Batu Kuning diambil alih pusat, sampai saat ini kita belum punya terminal, makanya kita hanya arahkan mereka,” tuturnya.

Ditanya apakah pihak Dishub akan mengusulkan pembuatan terminal Kota Tipe C, dikatakan usulan itu sudah ada bahkan sudah diwacanakan pembuatan terminal tipe C di Lapangan Korpri. “Tapi kita masih harus merubah perda tata ruang oleh PU,” imbuhnya.

Disinggung apakah penertiban hari ini sudah bocor, sehinga para sopir tak terlihat ngetem seperti biasanya, hal ini dibantah Dishub. Dikatakannya, sebelumnya pihaknya sudah mnsosialisasikan penertiban.

“Hal ini tetlihat telah ditempatkannya beberapa separator dan traffic one di setiap terminal bayangan” tandasnya. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts