Palembang, Sumselupdate.com – Peristiwa berdarah akibat dibegal kembali terjadi di Bumi Serepat Serasan. Kali ini menimpa Yatmin (51), warga asal Jawa Tengah yang tinggal di Desa Belimbing, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim.
Dirinya nyaris meregang nyawa akibat dibegal para perampok di Jalan Raya antara Desa Semawe dengan Desa Spantan Jaya, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.
Yatmin, yang sehari-hari berjualan kasur itu, Sabtu (30/9), sekira pukul 15.00 WIB saat berkeliling menjual barang dagangan dengan mengendarai sepeda motor dari arah Desa Spantan Jaya menuju Dusun Semawe.
Tiba-tiba korban dihadang enam orang tak dikenal yang keluar dari semak-semak langsung memukul Yatmin menggunakan kayu dan mengenai bahu kanan sehingga ia tersungkur. Namun korban sempat kembali berdiri saat mengetahui harta bendanya akan diambil para pelaku.
Korban pun berusaha mempertahankannya. Namun selain kalah tenaga korban juga kalah jumlah, karena salah seorang pelaku langsung menusuk korban dengan senjata tajam tepat di dadanya sehingga membuat korban benar-benar tersungkur bersimbah darah.
“Korban pun luka tusuk satu kali di bagian dada rusuk sebelah kiri, hingga korban tersungkur bersimbah darah tak berdaya,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Andi Leo Gunawan SIK MPP, melalui Kasubag Humas AKP Arsyad.
Akhirnya para pelaku berhasil mengambil harta korban berupa 1unit sepeda motor merk Honda Supra Fit X Nopol K 1577, sebuah handphone, dan tas berisi uang hasil jualannya.
“Korban kemudian ditolong oleh dua warga yang sedang melintas dan di bawa ke Puskesmas Simpang Babat untuk mendapat pertolongan,” ujar Arsyad.
Saat berita ini dipublis, informasinya korban dilarikan ke rumah sakit di Prabumulih, karena kondisinya kritis. “Para pelaku terancam Pasal 365 KUHP. Saat ini kasusnya dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Penukal Abab, AKP Deni NS. (adj)











