Diaspora Pemuda Indonesia di Turki Kecam Keras Video Penghinaan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Ilustrasi.

Ankara, Sumselupdate.com – Beredarnya video parodi lagu Indonesia Raya yang diunggah oleh akun YouTube My Asean yang memiliki profil logo bendera Malaysia beberapa saat lalu menimbulkan kehebohan di dunia maya.

Video tersebut mengganti lambang negara Indonesia Burung Garuda dengan karikatur ayam berlambang Pancasila disertai latar belakang bendera Merah Putih.

Bacaan Lainnya

Terdapat juga animasi dua anak yang terlihat sedang buang air kecil dalam video tersebut.

Video itu juga menampilkan penghinaan terhadap Presiden Soekarno, proklamator RI dan Presiden Jokowi.

Respon kecaman datang dari berbagai pihak salah satunya dari komunitas diaspora pemuda Indonesia di Turki, Caraka Muda Nusantara.

“Kami (Caraka Muda) mengecam keras tindakan penghinaan terhadap lagu kebangsaan, bendera, lambang negara dan para Presiden Indonesia tersebut. Insiden tersebut memperlihatkan bahwa simbol negara dan kedaulatan Indonesia telah dilecehkan secara semena-mena di ruang publik,” kata Adhe Nuansa Wibisono, Ketua Umum Caraka Muda Nusantara di Ankara, Turki, Rabu (30/12/2020).

Berdasarkan pada UU No. 24 Tahun 2009 disebutkan bahwa ‘Bendera, bahasa dan lambang negara, serta lagu kebangsaan Indonesia merupakan simbol kedaulatan dan kehormatan negara, serta simbol identitas wujud eksistensi bangsa dan negara’.

Wibisono kemudian meminta pemerintah Indonesia terutama Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur untuk terus mengawal insiden ini.

“Caraka Muda mendukung langkah diplomatik yang telah diambil oleh pihak Kemenlu dan KBRI Kuala Lumpur dalam penyelesaian kasus ini. Kami mendengar, KBRI telah melaporkan kasus penghinaan tersebut kepada pihak berwenang di Malaysia” katanya.

“Dengan dukungan publik yang terus meluas saya yakin Kemenlu dan KBRI dapat mengawal insiden ini secara serius hingga pelakunya ditangkap,” tambah mahasiswa doktoral Turkish National Police Academy tersebut.

Sementara itu, Martunus Abdul Wahid memuji respon cepat dan sikap tegas dari Wakil Ketua DPR-RI, Azis Syamsuddin terkait insiden penghinaan simbol negara ini. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.