Muarabeliti, Sumselupdate.com –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas (Mura) meminta pemerintah daerah (pemda) gencar melaksanakan sosialisasi mengenai mutu karet di Mura rendah. Sebab anjloknya harga karet memicu terpuruknya perekonomian dan meningkatnya kriminalitas.
“Terkait harga karet sebenarnya tidak perlu menunggu kebijakan pemerintah pusat saja, sebab Pemerintah Daerah (Pemda) juga bisa mengatasi hal ini, karena selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura hanya masih kurang melakukan sosialisasi tentang tata cara pengelolaan getah saja,” kata anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas (Mura), Wahyu Sumadi kepada sumselupdate.com, belum lama ini.
Dia mengungkapkan, kondisi ini sebenarnya dapat diatasi, seandainya ada kesadaran petani dalam menghasilkan karet dengan kualitas tinggi. Sebab, harga yang dipatok jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang diketahui petani saat ini.
Ia menilai, permasalahan kualitas harga karet di Mura, masih saja terjadi, dikarenakan hasil produksi karet di Mura masih sangat rendah.
“Salah satu faktor yang menyebabkan harga karet rendah, yakni kualitas karet yang rendah. Sebenarnya kalau hal itu bisa diatasi, permasalahan harga karet tidak akan menjadi masalah yang cukup besar,” katanya.
Ia berharap, Pemkab Mura secepatnya bisa mengambil langkah, agar kedepan masyarakat secepatnya bisa paham terkait produksi karet yang bisa lebih baik.
“Harus secepatnya diupayakan, supaya menghilangkah kebiasaan petani, seperti mencampur getah karet dengan bekas-bekas kayu atau sandal jepit. Terkadang, mereka hanya tidak tahu saja terkait hal ini,” jelasnya. (ain)











