Dewan Kembali Disorot Rencana Pembelian Mobil LC untuk Tamu VVIP Pemkab Muaraenim

Kamis, 17 September 2020
Anggota DPRD Muaraenim dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suprianto

Muaraenim, Sumseludpate.com — DPRD Muaraenim menggelar sidang paripurna DPRD ke XXIII tentang Penyampaian Jawaban Bupati Muaraenim Terhadap Pemandangan Umum Anggota Dewan Atas Nama Fraksi-fraksi DPRD Muaraenim, Kamis (17/09/2020) di Ruang Rapat Paripurna DPRD .

Pada sidang ini DPRD Muaraenim kembali menyoroti pengadaan mobil mewah LC untuk tamu VVIP yang diajukanPemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim pada APBD Perubahan tahun 2020 ini.

Read More

Anggota DPRD Muaraenim dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suprianto pada saat sidang paripurna tersebut melakukan interupsi dan meminta agar pihak eksekutif meninjau ulang pembelian mobil mewah tersebut.

Hal ini kata Suprianto mengingat masa pandemi covid-19 yang masih melanda, sehingga dana tersebut dapat dialihkan untuk penanganan pencegahan covid-19 di Kabupaten Muaraenim.

“Alangkah baik jika dana pembelian mobil tersebut dialihkan untuk memulihkan ekonomi masyarakat Muaraenim yang terdampak covid-19 saat ini,” tegasnya.

Sementara itu Plt Bupati Muaraenim H. Juarsah dalam penjelasannya mengungkap, Pemkab Muaraenim selama ini selalu meminjam mobil kepada pihak PTBA, jika ada tamu VVIP. Untuk itu, pihaknya menilai pembelian mobil itu perlu dilakukan.

“Mengapa kita tetap menganggarkan pembelian mobil Land Cruiser tersebut, karena untuk kepentingan penjemputan tamu-tamu VVIP Kabupaten Muaraenim,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPC Projo Muaraenim Denny Candra saat dibincangi awak media via Whatsapp mengungkap, pihaknya sependapat dengan apa yang diutarakan oleh anggota DPRD Kabupaten Muaraenim bahwa alokasi dana belanja langsung Pemkab mengenai pembelian mobil LC di masa pendemi covid-19 kurang tepat.

“Bicara skala perioritas, lebih penting mobil LC atau perbaikan ekonomi masyarakat Muaraenim, berdasarkan jawaban Bupati di sidang paripurna. Karena saat ini Kabupaten Muaraenim tengah mengalami defisit anggaran yakni 316 miliyar dan akan menjadi polimik apabila pembelian tersebut tetap dipaksakan,” imbuhnya.

Denny melanjutkan, apa yang dilakukan oleh pihak eksekutif sangat berbanding terbalik dengan program Merakyat yang terus digaungkan.

Seharusnya, kata Denny, Pemkab lebih pro rakyat, jangan cuma mementingkan kepentingan segelintir yang tidak begitu penting.

“Kita lihat perkembangan jika nantinya pembelian mobil LC tersebut tetap dilaksanakan kami Projo Muaraenim mengecam hal tersebut dan akan aksi menggelar aksi damai,” pungkasnya.(dan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts