Baturaja,Sumselupdate.com – Hanya berjarak Sembilan hari dari peristiwa pertama, mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengalami kecelakaan tunggal.
Dalam peristiwa yang terjadi Jumat (6/1/2017), sekitar pukul 12.30, di Jalan Lintas Sumatera persisnya di tikungan ulak (hilir) Desa Pengaringan Kecamatan Semidang Aji, OKU, menewaskan satu petugas Damkar bernama Ardiansyah (28).
Mirisnya, korban Ardiansyah menemui ajal setelah tubuhnya remuk tertimpa badan mobil Damkar dengan nopol BG 8009 FZ.
Dalam peristiwa ini delapan personel Damkar lainnya g menderita luka ringan dan luka berat hingga mesti dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja.
Ke delapan korban lainnya itu adalah, Yepi Suhendris, Wiwin Chandra, Yoga Franz, Fanza R, Tri Saputra, Fitri Suryadi, Iwan Kosasi, dan Ganes Proyadi.
Sementara di peristiwa pertama terjadi pada Rabu (28/12/2016). Mobil Damkar Kantor Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) OKU masuk ke jurang sedalam dua meter di Desa Terusan Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.
Beruntung armada tembak dengan nopol BG 9795 FZ yang dikemudikan Robert dan rekannya, tak menimbulkan korban jiwa.
Terjungkalnya mobil Damkar yang berposko di Kecamatan Lubuk Batang ke dalam jurang, diduga disebabkan cuaca gelap dan jalanan licin akibat derasnya hujan yang terjadi selama satu jam.
“Sempat nabrak warung kecil, kemudian masuk ke jurang,” ujar rekan korban yang tak mau namanya ditulis.
Kasat Lantas Polres OKU AKP Chandra Kirana melalui Kanit Laka Aiptu Andrianto mengakui, lakalantas tunggal yang terjadi pada mobil Damkar ini sudah terjadi dua kali.
Menurutnya, dua lakalantas itu diduga kuat disebabkan kondisi jalan yang licin.
Dalam peristiwa yang menimpa Ardiansyah ini, lantaran korban bergantung di belakang kabin dan diduga tidak sempat melompat, ia pun terjepit dan ikut terseret mobil sekitar 10 meter.
Kondisi korban sendiri cukup mengenaskan lantaran tertimpa badan mobil berisikan 4.000 liter air. Korban mengalami luka sangat parah di bagian tubuhnya.
Sebelumnya, mobil Damkar dengan muatan air penuh tangki, lari kencang dari arah Baturaja menuju menuju Desa Raksa Jiwa Kecamatan Semidang Aji untuk memadamkan rumah warga yang terbakar.
Namun, belum sampai di lokasi, mobil yang disopiri Wiwin Chandra diduga oleng lantaran jalanan yang licin akibat sedang diguyur hujan.
Alhasil, mobil terbalik saat melewati tikungan di ulak Desa Pengaringan dengan posisi bagian sopir berada di bawah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU, Himda, didampingi Sekretarisnya Alfarizi, menuturkan, peristiwa naas tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang mengatakan ada kebakaran di Raksa Jiwa Kecamatan Semidang Aji.
“Kecelakaan terjadi saat kendaraan belum sampai ke lokasi kebakaran. Tadinya petugas kami akan memadamkan api di Raksa Jiwa setelah mendapatkan laporan adanya kebakaran di sana,” ujarnya.
Dituturkan Himda, ada satu korban meninggal akibat insiden itu, yakni Ardiansyah. Di mana korban sudah dibawa ke rumah duka untuk kemudian dilakukan prosesi pemakaman. (yan)











