Baturaja, Sumselupdate.com – Hari ke-14 Operasi patuh Musi 2016 di Kabupaten Ogan Komering Ulu, telah menjaring sebanyak 600 pelanggar yang didominasi kendaraan roda dua.
Namun ada insiden menegangkan saat Operasi Patuh 2016 yang dipusatkan di Jalan Dr Moh Hatta tepatnya di depan RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, (25/5). Pasalnya salah satu pengendara nekat menerobos saat hendak ditilang.
“Aku ni dari desa Negeri Sindang, mau ke pasar,” ucap pria yang diketahui bernama Erlan.
Sempat terjadi ketegangan antara polisi dan pria tersebut. Bahkan pelaku diam saat ditanya dan digeledah, rupanya pria tersebut bawa senjata tajam (sajam).
Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP, melalui Kasat Lantas AKP Candra Kirana, mengatakan, operasi patuh yang dimulai sejak 16 Mei hingga 29 Mei mendatang cukup banyak pengendara yang terjaring razia yang mencapai 600 pelanggar.
Kasat lantas yang baru menjabat di OKU selama dua minggu ini mengatakan, operasi patuh ini dilakukan dengan tilang ditempat atau represif tilang, rata-rata kata dia, pelanggaran tidak memakai helm dua dan kaca spion dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Lebih jauh diungkapkannya, untuk para pemohon perpanjang SIM pihaknya telah menyiapkan pelayanan SIM keliling yang ditempatkan di beberapa titik. Di antaranya, Pasar Atas, Simpang Ramayana, Pasar Baru dan Air Paoh Baturaja.
“Jadi yang mau perpanjang SIM, tak perlu ke Satlantas bisa dijalani di beberapa tempat itu,” ucapnya.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat luas, untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan dilengkapi dengan surat-surat.
“Jadi hingga batas ditentukan, operasi penindakan ini tetap dilangsungkan. Tempatnya dipisah-pisah dan akan bekerja sama dengan Dishub,” pungkasnya. (yan)











