Cegah Kebakaran Lahan Sejak Dini

Rabu, 13 April 2016
Wakil Bupati Musirawas Utara (Muratara) H Devi Suhartoni

Muratara, Sumselupdate.com – Meskipun masih berada di musim hujan dan belum memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) Telah melakukan antisipasi guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Kahutla). Selasa (12/4).

Wakil Bupati Musirawas Utara (Muratara) H Devi Suhartoni menyampaikan guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) sejak dini pihak pemkab telah melakukan rapat koordinasi.

“Pemkab Muratara telah melakukan rapat koordinasi bersama pihak Kapolres Musirawas dan Dandim 0406 Muratara, Mura, dan Lubuklinggau untuk mengantisipasi sejak dini mengenai kebakaran hutan,” ungkapnya.

Jadi dilanjutkannya, persiapan sejak dini perlu dilakukan jangan sampai nanti terjadi hal tak diinginkan. kesadaran masyarakat sangat diutamakan untuk menjaga kondisi lingkungan hidup di daerah, khususnya agar tidak membakar hutan atau lahan.

“Kita cegah jangan sampai seperti tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk itu orang nomor dua di bumi Beselang Serunding ini menghimbau kepada masyarakat agar dapat bekerja menjaga lingkungan sekitar. Sebab kebakaran hutan dan lahan berpengaruh besar bagi kehidupan masyarakat.

“Sehingga pencemaran udara akibat asap yang terjadi seperti tahun lalu tidak lagi terulang,” tambahnya.

Sementara itu menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Alfirmasyah mengatakan pihaknya telah melakukan rapat dengan perusahaan perkebunan yang ada di Kabupaten Muratara untuk mendukung antisipasi sejak dini mencegah pembakaran hutan dan lahan pada musim kemarau yang akan datang.

“Sebab wilayah perkebunan menjadi prioritas kemungkinan besar daerah rawan terjadi kebakaran lahan,” ujarnya.

Ia mengatakan sosialisasi kepada masyarakat telah disampaikan berupa himbauan agar pihak kelurahan, pemerintah desa, kecamatan agar menindak tegas kepada pihak yang melakukan kebakaran hutan. Karena membuka lahan pertanian dengan cara membakar hutan akan berdampak besar terhadap lingkungan hidup masyarakat.

“Tanggung jawab penuh nanti kedepan pihak perkebunan harus bertanggung jawab jika tahun 2016 ini kalaupun terjadi lagi kebakaran lahan yang luar biasa harus ditindak tegas,” tambahnya‎. (Ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts