PALI, Sumselupdate.com – Atas desakan warga Bumi Serepat Serasan soal pengambil alihan pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim Cabang Pendopo, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir. H. Heri Amalindo, MM berjanji akan berusaha maksimal untuk mengambil alih aset perusahaan yang bertugas menyalurkan air bersih itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Heri Amalindo usai mengikuti rapat paripurna DPRD PALI di Gedung DPRD PALI di Jalan Pian Komplek Pertamina Pendopo, Senin (7/11/2016). Pria yang juga tercatat sebagai Sekretaris Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumsel ini juga menerangkan bahwa pihaknya sudah tiga tahun mencoba mengambil alih aset PDAM dari Kabupaten Muaraenim.
“Tentunya, kalau dari kami sejak tiga tahun lalu melakukan berbagai mekanisme untuk mengambil alih aset PDAM dari kabupaten induk, hanya saja masih ada beberapa mekanisme yang harus dilakukan dan berbeda dengan pengambil alihan aset-aset itu sebelumnya,” terang Heri.
Untuk kendalanya, sambung Heri PDAM tersebut merupakan suatu perusahaan. Sehingga ada satu proses yang berbeda dari asset sebelumnya yang berkenaan dengan pemerintahan. “Kendala karena mereka satu perusahaan, jadi bukan dari aset pemerintahnya. Saat ini masih dalam pengkajian dari segi hukumnya, untuk mengambil alih asset PDAM agar bisa dikelola dengan baik oleh Pemkab PALI,” tandasnya.
Sebelumnya, warga bumi Serepat Serasan melalui tokoh pemuda di Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH mendesak agar PDAM Lematang Enim Cabang pendopo dikelola oleh Pemkab PALI. “Pelanggannya kan masyarakat PALI, sudah seharusnya aset ini diserahkan. Sehingga bisa dimaksimalkan Pemkab PALI dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat PALI. Dasar hukumnya kan sudah jelas, bisa kita pakai agar pemindahan aset ini sesuai hukum yang berlaku,” terang Firdaus.
“Sudahlah, serahkan saja aset PDAM ke Pemkab PALI. Biar masalah ini bisa cepat selesai dan tidak terjadi lagi,” tegas Firdaus. (adj)











