Bupati OKI Minta Kades Pro Aktif Tanggulangi Karhutla

Rabu, 4 Oktober 2023
Pemkab OKI ajak kades untuk pro-aktif tanggulangi karhutla

Laporan : Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla jadi peristiwa yang serius ditanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir agar tidak semakin meluas dengan memperkuat sinergitas dimulai dari desa.

Read More

Bupati OKI melalui Asisten bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Antonius Leonardo, M.Si menyampaikan perlu adanya komitmen dan pandangan yang sama untuk penanganan Karhutla di Kabupaten OKI ini.

“Karhutla ini bukan hanya terjadi di OKI tetapi wilayah kita ini memiliki kontribusi besar jika tidak ditanggapi dengan serius. Bukan hanya itu, Karhutla dapat memicu terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Mari kita perkuat sinergitas untuk atasi hal ini,” ujar Anton pada Selasa, (3/10) kemarin.

Anton menambahkan bahwa perkara karhutla tidak sederhana yang dilihat, sejarah mencatat pernah terjadi kunjungan Presiden di Bumi Bende Seguguk ini karena asap.

“Jangan terulang kembali, kalau bisa kunjungan dilakukan atas apresiasi karena akselerasi penanganan karhutla di Ogan Komering Ilir,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus, Kompol Wiwin Junianto Supriadi, S.IK menyampaikan karhutlah yang jadi musuh bersama terkhusus para Kepala Desa dapat menjadi aktor penting untuk penanganan karhutla ini.

“Kesadaran mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan didorong dari desa dengan mengoptimalkan penggunaan dana desa sesuai dengan prioritas berdasarkan permendesa nomor 8 tahun 2022,” ungkap Wiwin.

Ia berharap seluruh Kepala Desa dapat bersinergi secara konsisten untuk penanganan Karhutla di Sumsel khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sementara itu, Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto, S.IK, SH., M.H mengatakan penanganan Karhutla di OKI ini bergantung pada Partisipasitif-Kolaboratif seluruh aktor yang terlibat.

“Penanganan Karhutla ini tugas kita bersama, terkhusus Kepala Desa harus bisa lebih kooperatif. Ini untuk kebaikan semua,” kata Dili.

Dandim OKI/0402 Letkol INF Irsyad M Pane mengatakan untuk pencegahan dan penanganan Karhutla salah satu solusinya dengan memberikan desa kemampuan untuk turut berkontribusi.

“Kepala Desa itu harus kooperatif, jangan menghindar. Ini tugas mulia untuk kelangsungan hidup banyak manusia di OKI,” kata Dandim Isryad.

Terakhir, Kepala Pengadilan Negeri Kayuagung, Tira Tirtona mengatakan dari perspektif hukum pelaku Karhutla tidak main-main.

“Tersangka atau pelaku karhutla yang harus bertanggung jawab akan kami jerat Undang-Undang Linkungan Hidup dengan ancaman pidana maksimal sesuai hasil penyidikan dan gelar perkara nantinya,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts