Bupati Ogan Ilir Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Fokus Putus Sekolah dan Anak Miskin

Writer: - Minggu, 28 September 2025
Bupati Ogan Ilir Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Fokus Putus Sekolah dan Anak Miskin (Sumselupdate.com/ Ist)

Ogan Ilir, Sumselupdate.com — Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, meninjau lahan seluas 9,9 hektare di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Jumat (26/9/2025), yang akan dijadikan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Adapun lokasi yang ditinjau tersebut diperuntukkan sebagai lahan bangunan Sekolah Rakyat yang mencakup sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) dan asrama anak didik sekolah beserta fasilitas penunjang sekolah lainnya.

Read More

Lokasi pembangunan sekolah rakyat yang diajukan ini merupakan eks lahan penggemukan sapi yang tidak digunakan, hibah dari Pemerintah Kabupaten OKI sebelumnya, dengan luasan kurang lebih 9,9 Ha.

Orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir ini menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat pedesaan.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk bisa bersama-sama mendukung program yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Dengan seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung oleh negara sehingga diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi rakyat kecil.

Sekolah Rakyat yang rencana akan dibangun di Desa Mekar Sari ini atas pengajuan usulan dari pemerintah daerah yang telah memenuhi kriteria syarat dan telah disetujui oleh Kementerian Sosial serta kementerian terkait lainnya.

Calon siswa yang dapat mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat akan ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Mereka yang berasal dari desil 1 dan desil 2 atau kelompok paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama, terutama anak-anak yang tidak lagi tercatat di Dapodik alias putus sekolah.

“Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sangat antusias dan menyambut baik hadirnya program Sekolah Rakyat. Kami berharap, dengan adanya sekolah tersebut, permasalahan dasar dari anak-anak yang putus sekolah dapat ditanggulangi salah satunya dengan sekolah rakyat. Tanpa harus terkendala jarak maupun keterbatasan sarana prasarana,” ujar Bupati Panca.

Ia juga menambahkan bahwa dengan dibangunnya sekolah rakyat akan turut menghidupkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Harapan ini langsung disambut baik oleh pemerintah desa setempat dengan mengajak masyarakatnya untuk berpartisipasi dalam menyukseskan terselenggaranya sekolah rakyat di Kabupaten Ogan Ilir.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts