Palembang, Sumselupdate.com – Bupati Banyuasin, H Askolani menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah bertema “Optimalisasi Pendapatan Daerah” yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru. Rapat berlangsung secara tertutup di Griya Agung Palembang, Senin (6/10/2025), dengan fokus pembahasan terkait Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Sumsel 2026 serta strategi menghadapi penurunan alokasi tersebut.
Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah menyoroti sejumlah tantangan fiskal, termasuk penurunan alokasi TKD yang berdampak pada penyempitan ruang fiskal daerah. Berbagai langkah strategis pun dibahas, mulai dari review dan reprioritas program, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja daerah, perbaikan tata kelola hingga penguatan peran dunia usaha dan masyarakat.
Menanggapi hasil rakor, Bupati Banyuasin menegaskan pentingnya inovasi dalam menggali sumber pendapatan daerah guna menjaga stabilitas pembangunan di tengah penurunan TKD.
“Ada lebih kurang 200 kendaraan yang belum membayar wajib pajak. Badan Usaha Milik Daerah harus dimaksimalkan, Pajak PBB, dan seluruh sektor yang menjadi kewenangan daerah harus ditingkatkan. Jadi kita sepakat untuk meningkatkan PAD di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyoroti urgensi penanganan penurunan TKD yang rata-rata mencapai 39 persen. Ia menekankan perlunya langkah cepat agar pembangunan di daerah tetap berjalan.
“Berkurang drastisnya TKD kita, namun pembangunan tidak boleh berhenti. Oleh karena itu, kita perlu menyikapi hal ini. Ada empat juta lebih kendaraan terdaftar, tapi yang membayar pajak hanya satu juta. Kita perlu menguraikan apa penyebab wajib pajak tidak membayar pajaknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur juga menekankan pentingnya optimalisasi peran BUMD agar lebih produktif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.
Rakor ini diharapkan menjadi langkah awal komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus memastikan pembangunan tetap berjalan meski menghadapi tantangan pengurangan TKD di tahun mendatang. ( )











