Bupati Banyuasin Hadiri Musrenbang RPJMD di Palembang, Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Program Prioritas

Senin, 16 Juni 2025

Laporan: Arie Idwan Sujana

Banyuasin, Sumselupdate.com – Dalam upaya memperkuat arah pembangunan daerah yang terukur dan terintegrasi, Bupati Banyuasin, Dr H Askolani, SH, MH, bersama Sekretaris Daerah Ir Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, IPU, ASEAN Eng, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Griya Agung Palembang, Senin (16/6/2025).

Musrenbang ini bertujuan untuk menyelaraskan dan mengklarifikasi tujuan, sasaran, serta strategi pembangunan jangka menengah antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam merumuskan kebijakan strategis guna menjawab tantangan pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang disampaikan oleh Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Dr Drs Agus Fatoni, MSi, disampaikan bahwa RPJMD merupakan dokumen kunci yang menentukan kualitas pembangunan daerah ke depan. Ia menegaskan bahwa kebijakan pusat dan daerah harus berjalan seiring.

“Kemendagri telah menerbitkan Instruksi Dalam Negeri untuk menyelaraskan RPJMD agar strategis, sistematis, dan terintegrasi. Ini agar output pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Fatoni.

Ia juga mengingatkan pentingnya kematangan perencanaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, termasuk penekanan pada evaluasi target pendapatan, pelaksanaan belanja dari awal tahun, serta penguatan monitoring reguler.

“Dengan realisasi belanja APBD di awal tahun, pembangunan dapat dimulai lebih cepat, pelayanan publik membaik, dan kepercayaan serta partisipasi masyarakat meningkat. Hal ini akan mendorong percepatan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Regina Ariyanti, ST, menyampaikan bahwa hasil Musrenbang ini akan menjadi landasan penyempurnaan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah yang berlangsung 17–19 Juni 2025.

“Kami fokus pada penyempurnaan tujuan, sasaran, outcome Renstra, indikator, target, dan program kegiatan strategis Sumsel untuk periode 2025–2030,” jelas Regina.

Adapun target utama pembangunan Sumsel hingga 2029 meliputi pertumbuhan ekonomi 7,1%, penurunan angka kemiskinan hingga 6,05–7,05%, serta peningkatan Indeks Modal Manusia ke angka 0,57.

Menanggapi hal ini, Bupati Banyuasin menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan program pembangunan Banyuasin dengan arah strategis Provinsi Sumsel.

“RPJMD menjadi tolak ukur bagi Kabupaten Banyuasin dan Insya Allah akan kami implementasikan segera. Kami akan melakukan sinkronisasi dengan program prioritas Gubernur Sumsel,” tegas Bupati Askolani.

Musrenbang tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Anggota DPD dan DPR RI, perwakilan gubernur dari wilayah Sumatera, Forkopimda, para kepala daerah se-Sumsel, serta pimpinan instansi, BUMN, BUMD, dan perangkat daerah lainnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts