Pagaralam, Sumselupdate.com — Kasus penjualan daging kucing yang dilakukan oleh Sujady, warga Pagaralam, membuat geger masyarakat. Aksi keji yang berlangsung selama empat bulan terakhir itu akhirnya terbongkar setelah viral di media sosial.
Menanggapi kasus ini, Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansah ST menyampaikan keprihatinannya. Melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Pagaralam Desi Elvianti, ia mengingatkan pentingnya langkah pencegahan kesehatan bagi masyarakat yang sempat mengonsumsi daging tersebut.
“Kami mengimbau warga yang merasa pernah terpapar atau mengonsumsi daging kucing agar segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Hal ini penting dilakukan agar bisa ditindaklanjuti apabila terdapat hal yang tidak diinginkan,” kata Desi mewakili Wali Kota, Senin (9/9).
Sebagai bentuk tindak lanjut, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Kesehatan akan memfasilitasi konsultasi dan pemeriksaan kesehatan bagi warga. Ludi menegaskan, kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada kepolisian.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Pagaralam yang sigap menangkap pelaku penjagalan kucing ini dalam waktu kurang dari 24 jam,” ujarnya.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Setya Persada S.Ik menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap tindakan yang meresahkan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, termasuk menindak tegas aksi-aksi yang meresahkan warga seperti kasus ini,” tegas Kapolres.
Menurutnya, kasus penjagalan kucing ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyangkut rasa kemanusiaan dan kesehatan publik. Kepolisian akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Pemerintah Kota bersama Polres Pagaralam mengingatkan warga untuk lebih waspada dalam memilih bahan makanan. Kasus ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat semakin peduli dengan keamanan pangan serta kesehatan diri dan keluarga.(**)











