Palembang,Sumselupdate.com- Pengakuan terduga pelaku perampokan sekaligus pembunuhan terhadap Turyati (59) pemilik warung manisan di Sukodadi Kecamatan Sukarami mengaku mukanya ingin berhutang rokok,Selasa (06/06/2025).
Terduga pelaku tersebut adalah RM (18) merupakan warga yang tinggal tak jauh dari kediaman korban.
Dibawah interogasi petugas, terduga pelaku RM (18)mengaku mulanyan mendatangi warung korban untuk berhutang rokok.
“Pertamanya tuh nak beli rokok, tapi aku gak ada duit aku ngomong ke Bude boleh ngutang dak, di jawab ai kau ini ngutang ngutang padahal miskin, nanti dak dibayar pulok, “ucap terduga pelaku.
Peryataan itu membuat terduga pelaku tersinggung meski kata dia akan membayar hutang jika diberikan hutang rokok.
“Sudah itu aku duduk, dari dalam dia ngocehi aku, panas lah kuping aku, pas dia mau masuk ke dapur aku cekek sampai di depan kamar, “ucap RM (18).
Namun dihadapan pengakuan terduga pelaku, polisi menayakan terkait salah satu bola mata korban yang lebam. ” Itu karena jatuh saya cekik, “jelasnya
Karena korban jatuh pingsan membuat dia khawatir korban jika tetiba sadar, atas dasar itu terduga pelaku mengambil pisau di dapur yang kemudian ditikam beberapa kali kebelakang leher korban.
“Aku takut dia terbangun karena masih bergerak,aku ngambil pisau didapur gara-gara cemas tadi, ku tujah lehernya saya tidak tahu apa putus atau tidak, “tandasnya.
Pasca itu, dia bergegas ke WC korban membersihkan darah yang ada dibadanya termasuk juga yang ada di pisau. ” Sekitar tujuh atau delapan kali (tusukan-red),”tandasnya.
Sejurus itu, dia mengaku sempat mengambil sejumlah jajanan diwarung korban, kemudian beras, mie instan, rokok termasuk uang sebanyak Rp 211 ribu yang ada di laci warung korban.
” Saya sudah kenal bude itu dari kelas 10 SMK, memang dari dulu sering ke warung itu, “ucapnya.
Polsek Sukarami beserta Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap kasus tewasnya Turyati (59) yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya yang berada di Jalan Booster, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (06/05/2025).
Informasi dari sumber terpercaya menyebut, Polsek Sukarami bersama dengan Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap perkara tersebut tak kurang 4 jam pasca peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah 338 (pasal pencurian dengan kekerasan) cukup 4 jam saja, “tulis nya yang ditanyai via WhatsApp, Selasa (06/05)
Dalam foto yang diterima, terduga pelaku yang menewaskan Turyati (59) berhasil diamankan pihak kepolisian termasuk dengan sejumlah barang bukti sembako yang dicuri terduga pelaku.
Peristiwa naas itu Turyati (59) ditemukan tewas tertelungkup dengan bersimbah darah di bagian pundak ke kepala.
Dia ditemukan warga yang sempat mendegar suara teriakan dari arah warung manisan milik Turyati (59)
“Hasil pemeriksaan luar ditemukan luka benda tajam pada bagian belakang leher korban, “ucap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan SIK











