Palembang, Sumselupdate.com – Perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai memanas.
Di saat sebagian calon incumbent (petahana) di beberapa kabupaten/kota tidak lagi berpasangan dengan wakilnya saat ini, namun tidak Kuryana Aziz yang mencalonkan diri kembali di pilkada Ogan Komering Ulu (OKU).
Kuryana Aziz yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati OKU ini, masih berharap dapat berpasangan dengan wakilnya Johan Anwar untuk pilkada 2020 ini. Namun, keinginan itu belum bisa dilakukan dikarenakan saat ini Johan Anwar tersangkut kasus hukum.
Kuryana Aziz yang ditemui wartawan usai pemaparan visi misi yang digelar DPD Partai Demokrat Sumsel di Hotel Harper Palembang, Sabtu (7/3/2020) mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum menentukan wakil karena masih melihat hasil survei.
“Yang jelas untuk wakil ini harus bisa diterima oleh masyarakat dan elektabilitas calon wakil nantinya. Waktu yang tersisa 3 bulan ini akan dimanfaatkan dengan maksimal untuk mencari wakil yang bisa sejalan dan seirama dengan saya,” ujarnya.
Mengenai nama-nama yang sudah dikantongi, menurut Kuryana ada banyak nama yang bisa menjadi wakilnya nanti.
Nama-nama yang ada seperti Sumaiyah, Lamazi, dan nama lainnya yang saat ini memang mempunyai keinginan untuk maju pada pilkada OKU.
“Tapi kalau memang Pak Johan bisa bebas, saya sangat senang berpasangan kembali dengan Pak Johan. Saya masih mengharapkan dengan Pak Johan karena sudah mantap dan sudah berpengalaman selama empat tahun belakang ini,” jelasnya.
Ditambahkan Kuryana, untuk pilkada tahun 2020 ini, ia sudah mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD OKU.
Beberapa parpol yang telah dijajaki antara lain Partai Demokrat, PKS, Hanura, Nasdem, Gerindra dan Golkar.
“Semua partai yang memiliki kursi dan membuka pendaftaran telah dikomunikasikan. Ya nanti lihat saja hasilnya jika rekomendasi masing-masing partai sudah ada. Dengan Partai Demokrat ini saya berharap dapat diusung untuk pilkada OKU,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tujuh kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel), Mura, Muratara, OKU, OKUT, OKUS, PALI, dan Kabupaten Ogan Ilir.
Partai Demokrat Sumsel sendiri melakukan penjaringan calon kepala daerah dengan cara penyampaian visi misi bakal calon kepala daerah (balonkada). Penyampaian visi misi dilaksanakan di Hotel Harper Palembang. (tra)











