Bejat! Kasus Prostitusi Anak untuk Gay Makan 99 Korban

Jumat, 2 September 2016
Anak korban prostitusi pemuas nafsu kaum gay (ilustrasi)

Jakarta, Sumselupdate.com– Sungguh bejat perilaku mucikari prostitusi anak untuk gay ini. Pasalnya, penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Bareskrim Polri, menduga ada 99 anak yang telah menjadi korban dalam kasus prostitusi online untuk pemuas nafsu kaum gay (sesama jenis laki-laki) ini.

Menurut Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto, fakta ini didapat dari pemeriksaan telepon genggam milik salah satu tersangka.

“Dari salah satu handphone milik tersangka, ditemukan ada 99 nama korban,” ucap Ari Dono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (1/9).

Penyidik, lanjut Ari, masih terus mendalami di mana saja keberadaan korban tersebut. Hal ini sengaja dilakukan untuk menyelamatkan kondisi fisik dan psikis korban yang sudah telanjur melayani kaum gay.

“Nanti akan kita cari buat pengembangan ke muncikari yang lain. Tapi yang paling utama bagaimana 99 anak bisa terselamatkan kesehatan jiwanya, perilakunya supaya sehat kembali seperti anak seperti semula,” sebut Ari.

Sebelumnya, Selasa ( 30/8), penyidik Bareskrim menangkap AR di hotel di Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Saat ditangkap oleh Kepolisian, AR datang dengan enam anak laki-laki di bawah umur dan satu lelaki berusia 18 tahun.

Dalam kasus prostitusi online untuk gay tersebut, polisi telah menetapkan tiga tersangka yakni AR, U dan E.

Dari hasil penyidikan diketahui AR menjajakan puluhan anak-anak via facebook sebagai pemuas nafsu kaum gay di Puncak Bogor.

AR pun berkicau telah melakoni praktik prostitusi ini setahun lalu. Ia menawarkan ‘anak asuhnya’ via facebook dengan membandrol mereka seharga Rp 1,2 juta. Namun, anak-anak dari keluarga tidak mampu ini hanya diberi jatah Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts