Palembang, Sumselupdate.com – Setelah selesai di bangun, Pasar Rakyat Soak Bato Palembang bakal menampung sebanyak 283 pedagang yang saat ini masih berjualan di lapak-lapak sementara.
Sejak 29 Juni sejumlah pedagang sudah menempati los-los pasar yang ada, meski belum memiliki fasilitas umum, seperti saluran got, MCK, dan halaman nya belum di semen.
Serta pedagang juga baru menempati lantai bawah di bangunan dua lantai tersebut, akibatnya segala jenis dagangan bercampur. Sedangkan di lantai dua masih dibiarkan kosong.
Ditambah lagi dengan puluhan pedagang memrotes kebijakan Pemkot Palembang lantaran mereka tidak mendapatkan los, padahal sudah mendapat nomor undian los, sehingga, pada Jumat (30/6/2017) para pedagang ini hanya duduk di depan pintu gerbang pasar.
Menurut Islatoni, pedagang daging yang mengaku telah 38 tahun menempati lapak di pasar Soak Bato ini, kalau jatah dia yang menerima los disebut telah hilang.
“Aku sudah terdaftar lama dan bukti surat nya ada, ada 70 orang tidak dak dapat los, terutama pedagang lama,” katanya ditemui di lokasi, Jumat (30/6/2017).
Sehingga pihaknya meminta Pemkot Palembang untuk segera menyelesaikan masalah ini karena menyangkut kelangsungan hidup keluarganya. “Kata mereka Cuma tunggu dan kami tidak bisa menunggu lama, karena butuh makan,” tegasnya.
Sebelumnya Kepala Pasar Rakyat Soak Bato, Muhammad Ayub mengatakan sebanyak 283 pedagang itu sudah disediakan lapaknya masing-masing yang lebih nyaman di dalam bangunan baru.
Pasar tersebut diperbaiki setelah tuntutan para pedagang yang menginginkan perbaikan kualitas pelayanan, karena kondisi pasar sudah tidak layak, mengingat selama 70 tahun lebih berdiri belum pernah direnovasi.
Wilayah pasar yang direnovasi seluas 18 Ha akan dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, mushala dan area parkir untuk kenyamanan pedagang dan pembeli.
Untuk pedagang yang masih berjualan di luar dan pinggir jalan akan dipindahkan ke dalam bangunan baru dan masing-masing mendapat lapak seluas 2×2,5 meter. (ery)











