Palembang, Sumselupdate.com – Aksi tembak menembak antara petugas dan sekelompok pengacau kembali terjadi. Kali ini terjadi di sekitar Venue Aquatic kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (6/4/2018). Namun semua itu hanya lah simulasi yang digelar Polda Sumsel dan Polresta Palembang untuk pengamanan Asian Games 2018.
Acara yang berjalan baik ini mendapatkan dukungan dari warga Palembang, khususnya masyarakat Jakabaring yang menyaksikan langsung kegiatan ini. “Perhelatan (Asian Games) ini bukan hanya mempertaruhkan nama Sumsel. tapi Indonesia, makanya harus dipersiapkan sebaik mungkin. Termasuk pengamanan venue pertandingan,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono.
Lanjut Kapolda, kunci keberhasilan dari pengamanan ini sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan anggota dalam bertindak yang menjadi dambaan masyarakat Palembang. “Nantinya, pengamanan kami akan ada di setiap venue dengan sistem terbuka dan tertutup serta pengamanan bagi setiap atlet dan official yang akan bertanding,” ungkap Zulkarnain.
Dalam simulasi yang disaksikan Pejabat Utama Polda Sumsel dan Polresta Palembang ini yang diperagakan personel Jibom Sat Brimob Polda Sumsel diperagakan sejumlah pengamanan.
Diantaranya, pengamanan ancaman dan peledakan bom, pengamanan bahan berbahaya yang diduga mengandung zat kimia beracun hingga pengamanan terhadap pelaku kerusuhan yang berpotensi mengganggu kelancaran selama pertandingan.
Aksi menegangkan yang dibungkus seperti drama sungguhan salah satunya nampak dalam hal simulasi pelumpuhan terhadap pelaku yang menebar teror hingga mengganggu tamu VIV yang ingin menonton pertandingan.
“Nantinya akan ada sekitar 6.000 lebih personel yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan dari mulai pengamanan venue sampai pengamanan di tempat-tempat wisata dan mal-mal di Kota Palembang. Yang kemungkinan bakal juga dikunjungi oleh atlet dan official,” pungkasnya. (tra)











