Bahas Optimasi Lahan, Bupati OKU Timur Duduk Bareng Dengan Dandim 0403 OKU

Writer: - Jumat, 19 April 2024

Martapura, Sumselupdate.com – Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T menerima agenda silaturahmi dari Dandim 0403/OKU Letkol Inf Harri Feriawan Rumawatine membahas tentang kegiatan pertanian. Selasa, (19/4/2024).

Bertempat di Ruang Audiensi Bupati, ia juga didampingi oleh Asisten 1 Drs. Dwi Supriyanto, M.M., Kepala Dinas Pertanian Junadi, S.P. M.M., Kepala Dinas PUTR Ir. Aldi Gurlanda, M.T., Kepala Dinas Kominfo Hj. Sri Suhartati, S.E. M.M., Perwakilan BPKAD, dan Perwakilan Kasat Pol PP. Sementara Dandim 0403/OKU hadir bersama para jajaran perwira TNI.

Mengawali audiensi, Dandim 0403/OKU Letkol Inf Harri Feriawan Rumawatine mengatakan, Beberapa waktu lalu telah dilaksanakan MoU antara Kementerian Pertanian dan Mabes TNI kemudian diturunkan ke Mabes AD tentang optimasi lahan.

Selain itu, Letkol Inf Harri juga memperkenalan Pabung OKU Timur serta Danramil Belitang II yang baru.

“Terkait Optimasi Lahat dan Normalisasi Lahan kami mendapat mandat untuk bekerjasama dengan Pemkab OKU Timur melalui Dinas Pertanian seluas 5000Ha Lahan. Untuk pertama nanti kita bekerja di Campang Tiga Ulu, sementara di Minanga Tengah sudah masa tanam. Kita juga diminta untuk menyiapkan demplot jika presiden berkesempatan hadir untuk melakukan panen,” jelasnya.

Lalu, dari 5000Ha Lahan tersebut yang harus dikerjakan mulai sekarang ada 776Ha karena sudah adanya MoU tersebut. Sisanya 4224Ha masih menunggu SID selesai.

“Kami juga mempunyai tugas untuk pompanisasi, pada program Perluasan areal tanam (PAT),” terangnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT mengatakan, terimakasih untuk Dandim atas silaturahminya hari ini.

“Terkait hal tersebut, saya juga selalu memonitor, tentu kita harus serius membahas hal ini. Saya berharap bisa dilaksanakan dengan memperhatikan segi manfaat yang baik bagi masyarakat,” katana.

Tak hanya itu, Bupati Enos juga menjelaskan RAB harus benar-benar direncanakan dengan baik, agar pihak Kodim tidak mengalami kerugian dari segi efisiensi biaya.


“Namun dengan sangat senang hati, kami siap membantu, namun saran saya bener-bener dilakukan survey jangan sampai ada kekeliruan antara RAB dengan kenyataan di lapangan dan saran kepada kepala Dinas Pertanian selaku pelaksana teknisnya pilihlah dulu daerah yang mudah dikerjakan terlebih dahulu,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts