Anggota Batalion Infanteri Raider 144/JY di Palembang Dibegal dan Dibacok Saat Pulang Makan Sahur

Sabtu, 30 April 2022
Ilustrasi Perampokan.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kabar mengejutkan datang dari aparat TNI. Di mana anggota Batalion Infanteri Raider 144/JY bernama Serda Fadhel Mirazi Putra menjadi korban begal empat pria tak dikenal saat melintas di Jalan Dwikora Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Rabu (27/4/2022) saat pulang makan sahur.

Read More

Data yang dihimpun korban yang berada di Kota Palembang tengah mengurus  waktu bidang pers bersama Prd M Dwiki di Makodam II/Sriwijaya.

Nah, saat kejadian, sekitar pukul 04.00 WIB, Serda Fadhel Mirazi Putra bersama rekannya Dion yang kesehariannya mahasiswa berangkat keluar rumah untuk mencari makan sahur di sekitar rumahnya wilayah belakang Makodam II/Sriwijaya menggunakan sepeda motor.

Usai berkeliling, akhirnya keduanya menemukan tempat makan di sekitar Jalan Dwikora Palembang.

Usai makan sahur, korban dan Dion selanjutnya kembali menuju ke rumah. Namun pada saat berada di Jalan Dwikora Palembang, muncul empat pelaku dari belakang menggunakan dua sepeda motor.

Tiba-tiba salah satu pelaku menarik korban untuk merebut kendaraannya. Namun karena korban masih mempertahankan kendaraannya, kemudian salah satu pelaku mengeluarkan sebuah senjata tajam berbentuk samurai langsung membacok kedua lengan korban hingga mengalami luka robek.

Mendapat serangan mendadak, korban dan rekannya Dion berteriak minta tolong sehingga mengundang konsentrasi warga.

Melihat warga berdatangan, sehingga keempat pelaku langsung melarikan diri. Selanjutnya korban diantar oleh warga ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kemudian, sekitar pukul 12.30 WIB, korban Fadhel baru melaporkan kejadian pembegalan tersebut kepada Kakorum Yonif 144/JY.

Satu jam kemudian atau sekitar pukul 13.15 WIB, Kakorum melaporkan kejadian tersebut kepada Danbrig.

Hingga kini Serda Fadhel masih berada di RS.Bhayangkara Palembang guna mendapatkan perawatan medis lantaran mengalami robek pada tangan kanan dan sudah dijahit. Sedangkan untuk tangan kiri rencana akan dioperasi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengungkapkan, terkait kasus begal yang dialami prajurit TNI, pihaknya akan segera mungkin menindaklanjuti hal tersebut.

Namun begitu, sembari penyidikan dan penyelidikan dilakukan anggota di lapangan, pihaknya berharap korban membuat laporan kepolisian.

“Sambil menunggu laporan dibuatkan oleh korban, kita tentunya tidak begitu saja lepas tangan. Bahkan kita sejak pagi tadi (kemarin –red) begitu dapatin informasi tersebut langsung bergerak ke lapangan untuk secepatnya lakukan penyelidikan dan penyidikan. Apalagi ini korbannya seorang TNI aktif serta lokasi berada tidak jauh dari Makodam II/Sriwijaya. Ada dua unit yang dikerahkan untuk mengungkap kasus ini, yakni Unit Pidum-Tekab 134 dan juga Unit Ranmor. Sekarang ini masih kumpulin data dan keterangan di lapangan,” katanya panjang lebar. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts