Akuisisi Pabrik Kelapa Sawit PT MAS, Ini Target Penambahan Laba yang Ditetapkan PT BIM

Sabtu, 23 November 2019
Proses akuisisi pabrik kalapa sawit milik PT MAS kepada PT BIM pada 8 November 2019 lalu.

Muaraenim, Sumselupdate.com – PT Mahkota Andalan Sawit (MAS) yang terletak di Jalan raya Lintas Palembang-Prabumulih tepatnya di wilayah Gelumbang Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan saat ini berubah nama menjadi PT Berlian Inti Mekar (BIM).

Perubahan nama setelah PT BIM yang merupakan anak perusahaan PT Mahkota Group Tbk (MGRO) telah merampungkan proses akuisisi pabrik kelapa sawit milik PT MAS dengan nilai Rp120 miliar.

Read More

Presiden Direktur PT Mahkota Group Tbk, Usli Sarsi melalui Direktur operasional PT BIM Palembang, Fuad Halimoen menjelaskan, proses akuisisi pabrik kelapa sawit berkapasitas 45 ton per jam ini setelah ditandatanganinya perjanjian jual beli antara PT MAS kepada PT BIM pada 8 November 2019.

Pabrik kelapa sawit yang terletak di Jalan lintas Palembang-Prabumulih KM 54 tepatnya di Gelumbang Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan.

 

Fuad Halimoen mengatakan, dengan nilai akuisisi pabrik kelapa sawit yang mencapai Rp120 miliar itu, maka kontribusi pendapatan laba bertambah sekitar 12,5% yang dimulai pada bulan November 2019.

Menurut Fuad, dengan bertambahnya kontribusi pendapatan tersebut maka akan berdampak positif terhadap neraca keuangan Mahkota Group di tahun 2019 ini.

Dikatakannya, akuisisi pabrik kelapa sawit di wilayah Gelumbang Sumatera Selatan ini diumumkan Mahkota Group pada September 2019, hanya berselang dua bulan proses akuisisi rampung dilakukan.

Ditambahkan Fuad, selain menambah pabrik kelapa sawit yang terletak di Jalan lintas Palembang-Prabumulih KM 54 tepatnya di Gelumbang Kabupaten Muaraenim, MGRO saat ini hampir merampungkan proyek pembangunan refinery minyak kelapa sawit.

Pabrik refinery ini nanti akan menghasilkan produk turunan CPO seperti Olein atau minyak goreng dan stearin bahan baku margarin atau Oleochemical.

“Urusan administrasi pemasaran produk olahannya pun secara paralel tengah diselesaikan. Nanti ketika refinery berproduksi, maka kinerja keuangan perusahaan untuk jangka panjang semakin positif,” kata Fuad Halimoen. (vir)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts