Akui 10 Bulan Gaji Mandek, Sembilan Karyawan KKMB Mengadu ke Bupati Muaraenim

Kesembilan orang tersebut mengadu ke Pemkab Muaraenim karena belum menerima gaji selama 10 bulan.

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Sembilan karyawan Tenaga Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) Gerbang Serasan, binaan Pemerintah Kabupaten Muaraenim mengadu nasib mereka, ke Pemkab Muaraenim karena belum menerima gaji selama 10 bulan.

Read More

Hal ini, terungkap saat kesembilan orang ini menyambangi kantor Pemkab Muaraenim, dengan mambawakan spanduk bertuliskan meminta tolong kepada Bupati Muaraenim atas nasib mereka.

“Kami ini ada anak istri pak, yang harus di nafkahi, sedangkan kami kerja pulang pergi juga pakai minyak motor, tolong kami pak dan mohon kebijaksaanya bantu kami ,” ujar Yansri Jubir KKMB GS Muaraenim, pada awak media, Senin (04/10/2021).

Lanjutnya, bahwa KKMB Gerbang Serasan adalah dibentuk berdasarkan Perda Muaraenim, sebagai pelaksana teknis program subsidi pinjaman Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Muaraenim. KKMB GS sudah terbentuk sejak tahun 2008, dan sejak itu permasalahan honororium tidak ada masalah dan lancar saja.

Namun, sejak sepuluh bulan terakhir honororium KKMB tersendat dan belum dibayar tidak ada kejelasanan.

“Kami sampai saat ini, belum menerima honorarium atas pekerjaan yang dilakukan, bersama ini kami menuntut untuk direalisasikan hak kami tersebut,” tegasnya.

Dikatakan Yansri kembali, bahwa pihaknya  telah berusaha menanyakan perihal tersebut kepada pimpinan sektretariat KKMB, yaitu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Muaraenim, namun sampai saat ini tidak jalan keluarnya.

“Kadinkop & UKM memberikan arahan kepada KKMB untuk menanyakan langsung kepada Asisten II, Sekda dan Bappeda Kabupaten Muaraenim namun jawabannya, kami arahkan secara teknis kepada seketariat, yaitu Dinkop & UKM bahwa hal ini secara teknis adalah Sekretariat sebagai penentunya,” jelasnya.

Lantaran kejadian tersebut, kata Yansri, mereka KKMB merasa tidak diperlakukan secara adil tehadap hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan tanpa harus diminta, yaitu pembayaran honororium mereka yang sampai saat ini belum mereka terima sepeser pun untuk waktu sepuluh bulan terakhir.

“Untuk itu, kami meminta kepada Pj. Bupati Muaraenim untuk secara tegas memerintahkan kepada Kepala Sekretariat KKMB untuk menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai dengan Juklak dan Juknisnya,” tegasnya.

Sementara itu, saat di konfirmasi ke Pj Bupati Muaraenim H Nasrun Umar mengatakan, permasalahan tersebut baru ia ketahui dan disampaikan kepadanya.

Dan ia sudah meminta masing-masing pihak untuk memetakan baik dari pihak pemerintah maupun dari pihak KKMB GS.

“Paling tidak, ada opsi yang akan kita carikan solusinya ya, karena saya tidak akan mengeluarkan kebijakan yang tidak memiliki dasar dari instrumen pemerintah yang memiki kewenangan untuk rekomendasi tersebut,” ucapnya.

Kemudian ia merasa yakin, hal tersebut bisa diselesaikan mungkin dengan beberapa opsi dan tahapan yang bisa dilakukan oleh instansi berwenang.

“Mungkin dalam minggu-minggu ini sudah ada solusinya, untuk sembilan petugas KKMB GS tunggu saja nanti pasti kita carikan solusinya,” pungkasnya singkat. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.