Palembang, Sumselupdate.com – Dari hasil penggrebekan yang dilakukan Polsek Penukal Abab di back up Polres Muaraenim dan security Pertamina EP Asset 2 Adera Field terhadap sebuah gudang di rumah milik RH (DPO) warga desa Purun Kecamatan Penukal, Senin (30/10/2017).
Yang mana ditemukan ratusan batang pipa minyak transfer yang diduga milik Pertamina tersebut memiliki nilai rupiah yang cukup fantastis.
Sutijak, Legal and Relationship (LR) PT Pertamina EP Asset 2 Field Adera menerangkan bahwa pihak perusahaan akibat dari kejadian tersebut dirugikan mencapai total Rp1,6 miliar.
“Memang kami belum bisa memastikan bahwa pipa tersebut milik perusahaan. Tapi, berdasarkan pengamatan kami, kuat dugaan pipa itu merupakan pipa minyak milik Pertamina. Karena juga, kami sering mendapat laporan hilangnya pipa-pipa dari beberapa lokasi, seperti di Desa Panta Dewa, Desa Purun dan beberapa lokasi lain lagi,” terang Sutijak.
Sedikitnya ada 362 batang pipa minyak berbagai ukuran serta dua buah valve ukuran 6 inch yang berhasil ditemukan pihak kepolisian beserta security pertamina dari rumah RH.
“Setelah dihitung, total kerugian negara mencapai Rp1,6 miliar. Ratusan batang pipa itu ditemukan di berbagai lokasi di rumah RH, seperti gudang, kebun karet depan, belakang, samping rumah, gudang rongsokan,” tambahnya seraya mengatakan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib untuk dilakukan proses selanjutnya.
Pihaknya juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah mengungkap kasus ini.
“Kami apresiasi kinerja polisi yang telah berhasil mengungkap kasus ini, sebab Pertamina Adera sering kehilangan pipa. Kami berharap, semua pihak untuk bekerja sama dalam melindungi dan menjaga aset negara, sebab milik Pertamina merupakan milik negara juga, agar kedepan produksi minyak perusahaan ini bisa maksimal yang hasilnya nanti pasti masyarakat luas yang merasakan manfaatnya,” harapnya. (adj)











