Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Pemimpin Redaksi (Pemred) Bangka Pos Group, Ade Mayasanto, berharap wartawan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) semakin kompeten dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Harapan tersebut disampaikan Ade saat diwawancarai Sumselupdate.com, Jumat (23/10/2026). Menurut dia, kompetensi menjadi kebutuhan penting bagi wartawan di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks.
Ia menegaskan bahwa profesi wartawan membutuhkan proses belajar dan latihan secara berkelanjutan. Melalui proses tersebut, wartawan dapat meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta memperkaya pengetahuan dan pengalaman.
“Jurnalistik itu tidak mudah dan harus dilatih. Ketika sudah dilatih, itu akan menambah kawan-kawan secara keilmuan, kemudian pengalaman, wawasan serta pengetahuan untuk kawan-kawan wartawan di Bangka dan Belitung,” ujar Ade.
Ade Mayasanto: Indonesia Butuh Wartawan Kompeten
Ade mengatakan, tantangan yang dihadapi insan pers ke depan tidaklah mudah. Karena itu, wartawan perlu memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Menurut dia, wartawan yang kompeten merupakan salah satu unsur penting dalam menghasilkan karya jurnalistik berkualitas dan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
“Bagaimanapun, kita butuh wartawan kompeten di Indonesia,” tegasnya.
Ade berharap wartawan di Bangka Belitung yang telah lulus UKW yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Belitung dapat terus meningkatkan kapasitas diri.
Ia mengingatkan bahwa kelulusan UKW perlu menjadi bagian dari proses pengembangan profesionalisme, bukan akhir dari pembelajaran seorang wartawan.
Peningkatan kompetensi, lanjutnya, dapat memperkuat bekal keilmuan sekaligus menambah pengalaman dan wawasan dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul saat menjalankan tugas jurnalistik.
Kompetensi Wartawan Dukung Jurnalistik Berkualitas
Lebih lanjut, Ade menekankan bahwa kualitas jurnalistik tidak dapat dipisahkan dari kemampuan wartawan yang menghasilkan berita.
Wartawan dituntut terus mengasah keterampilan dan memperluas pengetahuan agar mampu menghadapi tantangan profesi serta menyajikan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.
Ia berharap semakin banyak wartawan di Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan profesi.
“Jurnalistik yang baik adalah jurnalistik yang diisi oleh kawan-kawan wartawan yang kompeten,” ungkap Ade.
Peningkatan kompetensi wartawan diharapkan dapat memperkuat profesionalisme pers sekaligus mendukung penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
(**)







