Sekayu, Sumselupdate.com – Sejumlah warga di Kota Sekayu kaget. Itu karena tagihan rekening listrik PLN tiba-tiba membengkak. Kenaikannya pun cukup fantastis, ada yang mencapai 2.000 persen.
Hal tersebut dialami Husin, pelanggan PLN dengan No pelanggan 142210019342 yang berdomisili di Dusun II, Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan kepada Sumselupdate.com, Rabu (23/3), Husin sangat keberatan lantaran kesalahan petugas pencatat ditimpakan kepada pelanggan. Kini untuk tagihan di rekening listriknya mencapai Rp452.993, padahal bulan kemarin tidak sampai demikian.
Bukan hanya itu, Rasyid, dengan no pelanggan 142200018885 salah seorang warga, mengaku heran dengan tagihan bulan Februari yang mencapai Rp1,4 juta. Warga yang beralamat di Jalan Merdeka, Kampung Ogan, Kelurahan Balai Agung, Sekayu ini mengatakan, tagihan selama ini hanya rata-rata tagihan listriknya per bulan hanya Rp300-Rp400 ribu, tiba-tiba naik menjadi Rp1,4 juta.
“Saya sangat kaget, bagaimana bisa kerja PLN seperti ini. Tidak profesional. Puluhan tahun saya menjadi pelanggan PLN baru kali ini saya membayar sebanyak itu,” katanya.
Sementara itu, Juanda, staf Pengaduan Komplain pelanggan, PT Graha Bara Lestari, subkontraktor PT PLN mengakui kesalahan petugas bagian catat meter pada pelanggan Husin, namun untuk mengembalikan di angka normal, Juanda mengaku akan ditindak lanjuti ke sistem.
“Belum bisa kalau sekarang, karena akan dilakukan ke sistem terlebih dahulu, karena untuk di lakuka pembayaran sudah melewati batas waktu pembayaran, jadi terpaksa untuk normal di bulan depan (April),” jelasnya.
Manager PLN Ranting Sekayu, melalui Humas, Irsan, mengatakan dengan singkat dirinya juga bingung dengan cater karena terkadang sistem tidak muncul di monitor. (est)











