Palembang, Sumselupdate.com – Hati-hati bagi masyarakat di Kota Palembang. Modus perampokan semakin beragam. Kali ini pelaku menyaru anggota kepolisian.
Seperti dialami Antoni alias Toni (31), warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.
Selain mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya, korban harus kehilangan beberapa barang berharga miliknya, setelah ia ditangkap polisi gadungan berjumlah tiga orang, Jumat (28/10/2016), sekitar pukul 23.00.
Kasus perampokan dengan kekerasan ini terungkap setelah Toni melapor ke SPKT Mapolresta Palembang, Sabtu (29/10) sore.
Di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Toni mengatakan jika peristiwa tersebut bermula saat dirinya sedang asyik menongkrong di seputran Kambang Iwak (KI), Jalan Tasik, Kecamatan IB I Palembang, bersama teman-temannya.
Tak lama kemudian, datang lima orang tak dikenal dengan mengendarai mobil warna hijau. Tiga pelaku lalu menyeret Toni masuk dalam mobil yang dibawa kawanan pelaku yang mengaku anggota kepolisian dengan masalah penipuan.
Tak hanya itu, para pelaku memukuli korban serta mengaku dan meminta untuk menyerahkan barang-barang berharga milik Toni.
“Ketika depan Polresta Palembang, pelaku memutar balik kendaraanya, dan menuju Jalan Srijaya Negara, Kecamatan Kertapati tepatnya di perbatasan Palembang-Ogan Ilir. Saya bilang kenapa tidak masuk saja ke Polresta, biar masalah yang dituduhkannya ke saya selesai, serta saya dapat pulang. Tetapi, kata mereka aku mau ditanya-tanya dulu, dan mau dibolongi kaki saya,” tutur korban.
Korban yang bekerja sebagai penjaga toko baju ini, mengungkapkan setiba ditempat sepi kawanan pelaku mengambil barang-barang beharga miliknya.
Kemudian, Toni diturunkan oleh kawanan pelaku di pinnggiran Jalan Srijaya Negara, Kecamatan Kertapati Palembang.
“Selama diperjalanan saya terus dipukuli oleh mereka sehingga mengalami luka dipelipis kiri dan kanan, leher, dan luka lebam di wajah. Lalu, mereka mengambil handphone Asus dan Opo serta emas putih dan dompet saya,” ungkap Toni.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede, SIk mengaku, sudah menerima laporan korban dan sudah akan ditindaklanjuti.”Unit Reskrim sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku,” kata Kasat. (tra)











