Palembang, Sumselupdate.com – Pengguna aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) BPJS Ketenagakerjaan yang baru saja mengganti handphone (HP) tidak perlu khawatir kehilangan akses akun.
Meski akun JMO masih terhubung dengan perangkat lama, pengguna tetap bisa mengakses layanan aplikasi tersebut melalui HP baru.
Caranya cukup mudah, yakni dengan melakukan verifikasi biometrik atau pemindaian wajah melalui perangkat baru.
Melalui panduan yang dibagikan JMO, pengguna diminta mengikuti tahapan verifikasi biometrik untuk memastikan identitas pemilik akun sebelum kembali menggunakan layanan aplikasi.
Agar proses verifikasi berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengguna.
Berikut panduan melakukan verifikasi biometrik JMO saat berganti perangkat:
Siapkan HP baru yang akan digunakan untuk mengakses aplikasi JMO.
Buka aplikasi JMO dan ikuti petunjuk verifikasi yang muncul.
Lakukan verifikasi biometrik atau pemindaian wajah sesuai instruksi aplikasi.
Pastikan proses verifikasi dilakukan di ruangan dengan pencahayaan yang terang. Lepaskan kacamata dan masker agar wajah dapat terbaca dengan jelas oleh sistem.
Ikuti seluruh tahapan hingga proses verifikasi selesai.
Setelah verifikasi biometrik berhasil, pengguna dapat kembali menikmati layanan JMO melalui perangkat baru.
Tips Agar Verifikasi JMO Berhasil
Pengguna disarankan melakukan pemindaian wajah di tempat yang memiliki pencahayaan cukup.
Selain itu, hindari menggunakan aksesori yang menutupi wajah seperti masker maupun kacamata selama proses verifikasi.
Pastikan wajah terlihat jelas saat kamera melakukan pemindaian sehingga proses pencocokan identitas dapat berjalan dengan lancar.
Dengan mengikuti panduan tersebut, pengguna tidak perlu bingung ketika ingin menggunakan akun JMO di perangkat berbeda setelah mengganti HP.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Novri Annur, menambahkan bahwa proteksi ini dilakukan sebagai mitigasi penanganan calo.
“Inovasi ini adalah salah satu bentuk mitigasi yang kami lakukan untuk melindungi peserta BPJS Ketenagakerjaan, seingga akun JMO nya tidak mudah di retas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya Jumat (6/11/2026).
Untuk itu, para peserta BPJS Ketenagakerjaan juga dihimbau untuk tidak mudah mempercayakan memberikan akun JMO nya untuk dapat dibuka di perangkat lain, selain perangkat pribadinya. (**)







