HMI MPO Palembang Darussalam Gelar LK I di Ogan Ilir, Cetak Kader Muda Berintegritas

Writer: - Senin, 2 November 2026
Pengurus HMI MPO Cabang Palembang Darussalam bersama peserta Basic Training atau Latihan Kader I (LK I) berfoto bersama di Pondok Pesantren Modern Al-Basya, Kabupaten Ogan Ilir, usai kegiatan kaderisasi yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Inderalaya, Sumselupdate.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Palembang Darussalam menggelar Basic Training atau Latihan Kader I (LK I) di Pondok Pesantren Modern Al-Basya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kegiatan kaderisasi tingkat dasar tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026. Para peserta dibekali berbagai materi dasar perkaderan, meliputi keislaman, keorganisasian, kemahasiswaan, wawasan sosial, hingga kepemimpinan.

Read More

Ketua Umum HMI MPO Cabang Palembang Darussalam, Wisnu Bhirawa Yudhoyono, mengatakan Basic Training LK I merupakan bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan kaderisasi organisasi.

Menurutnya, kaderisasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan proses fundamental untuk membentuk karakter, memperkuat ideologi, serta menyiapkan generasi yang memiliki tanggung jawab terhadap umat dan bangsa.

“Bagi HMI, kaderisasi merupakan jantung organisasi. Kita tidak hanya ingin melahirkan anggota yang mengenal organisasi, tetapi juga kader yang memiliki pemahaman keislaman, kapasitas intelektual, integritas moral, serta keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat. Karena itu, Basic Training menjadi langkah awal yang sangat penting dalam perjalanan seorang kader HMI,” ujar Wisnu.

Ia menjelaskan, LK I dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan karakter bagi mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh nilai-nilai perjuangan HMI.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti proses pembelajaran, diskusi, dialektika, serta pendalaman berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.

LK I Jadi Fondasi Pembentukan Kader

Latihan Kader I merupakan jenjang perkaderan formal pertama di HMI. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesadaran sebagai seorang muslim sekaligus memahami identitas dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.

Materi yang diberikan mencakup keyakinan muslim, wawasan keilmuan, wawasan sosial, kepemimpinan, etos perjuangan, sejarah HMI, konstitusi, serta dasar-dasar organisasi.

Pembekalan tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan peserta secara teoritis, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, kemampuan kepemimpinan, dan kepekaan terhadap persoalan di tengah masyarakat.

Wisnu menilai mahasiswa saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, dinamika politik, hingga persoalan ekonomi dan kebangsaan menuntut mahasiswa memiliki kapasitas intelektual dan kemampuan beradaptasi.

“Kita sedang menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat. Kader HMI tidak boleh hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan yang terjadi. Kader harus memiliki kemampuan membaca keadaan, berpikir kritis, serta menawarkan solusi. Semua itu harus dibangun sejak proses kaderisasi paling dasar,” tegasnya.

Perkuat Regenerasi dan Pembinaan Kader

Wisnu mengatakan penguatan kaderisasi menjadi salah satu prioritas kepengurusan HMI MPO Cabang Palembang Darussalam periode 2026–2027.

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi juga dari kualitas kader yang dihasilkan melalui proses pembinaan berkelanjutan.

Karena itu, pelaksanaan LK I perlu dilanjutkan dengan pembinaan atau follow-up. Dengan demikian, pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan akademik, organisasi, maupun lingkungan sosial.

“Jangan sampai kaderisasi hanya selesai ketika kegiatan LK I ditutup. Justru setelah mengikuti Basic Training, perjalanan seorang kader baru dimulai. Mereka harus terus belajar, membaca, berdiskusi, dan mengambil bagian dalam berbagai aktivitas organisasi maupun masyarakat,” ungkap Wisnu.

Ia berharap para peserta tetap menjaga semangat belajar dan terus mengembangkan kapasitas diri setelah menyelesaikan kegiatan tersebut.

Dorong Kader Berkontribusi bagi Masyarakat

Pelaksanaan Basic Training di Pondok Pesantren Modern Al-Basya, Kabupaten Ogan Ilir, juga menjadi bagian dari upaya HMI MPO Cabang Palembang Darussalam memperluas ruang kaderisasi.

Wisnu berharap kegiatan tersebut melahirkan kader yang tidak hanya memiliki loyalitas terhadap organisasi, tetapi juga mampu menjalankan tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa dan bagian dari masyarakat.

“Harapan kami, dari proses ini lahir kader-kader yang berani dalam kebenaran, unggul dalam kesempatan, dan memiliki komitmen untuk memperjuangkan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. HMI harus hadir di tengah masyarakat, HMI harus mampu membaca zaman, dan kader HMI harus berani mengambil peran di dalamnya,” tutup Wisnu.

Melalui kegiatan Basic Training LK I ini, HMI MPO Cabang Palembang Darussalam menegaskan komitmennya untuk memperkuat tradisi perkaderan sebagai fondasi keberlanjutan organisasi.

Kualitas kader yang dipersiapkan melalui proses pembinaan diharapkan menjadi modal penting dalam melanjutkan regenerasi serta memperluas kontribusi HMI bagi umat dan bangsa.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts