Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menghentikan sementara operasional Feeder LRT Musi Emas Koridor 1 dan 2 mulai 1 November 2026. Penghentian layanan transportasi tersebut berkaitan dengan proses pembaruan administrasi pengadaan jasa dan verifikasi sistem perizinan.
Dua rute Feeder LRT Musi Emas yang sementara tidak beroperasi yakni Koridor 1 dengan rute Talang Kelapa–Talang Buruk dan Koridor 2 dengan rute Asrama Haji–Sematang Borang.
Selain layanan feeder, operasional Teman Bus Transmusi juga dihentikan sementara pada dua koridor, yakni Koridor 2 dengan rute Terminal Sako–Palembang Icon serta Koridor 5 dengan rute Tanjung Barangan–Stasiun LRT Bumi Sriwijaya.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, penghentian sementara tersebut telah diantisipasi dengan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) berkoordinasi sejak jauh hari dengan vendor atau pihak ketiga penyedia layanan.
“Sejak jauh-jauh hari saya sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk antisipasi vendor atau pihak ketiganya,” kata Ratu Dewa, Senin (2/11/2026).
Ia menyebutkan, Pemkot Palembang meminta waktu hingga tiga hari ke depan untuk menyelesaikan persoalan administrasi yang menjadi kendala operasional layanan tersebut.
“Untuk operasional kami minta waktu sampai tiga hari ke depan untuk penyelesaian administrasinya,” ujarnya.
Berdasarkan penjelasan Dishub, pelaksanaan pengadaan jasa layanan Teman Bus dan Feeder LRT Musi Emas Palembang tahun 2026 masih memerlukan pembaruan administrasi, terutama terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
Selain itu, proses pemeliharaan sistem Online Single Submission (OSS) mengharuskan adanya verifikasi ulang. Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap kurasi dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima hari.
Selama pembaruan administrasi dan verifikasi sistem OSS berlangsung, pengadaan jasa layanan belum dapat dilakukan melalui sistem E-Katalog atau E-Purchasing.
Akibatnya, masyarakat yang selama ini mengandalkan Feeder LRT Musi Emas dan Teman Bus Transmusi untuk menunjang mobilitas sehari-hari harus menggunakan alternatif transportasi lain untuk sementara waktu.
Pemkot Palembang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna Feeder LRT Musi Emas dan Teman Bus Transmusi, atas terganggunya layanan transportasi tersebut.
Pemerintah berharap proses penyelesaian administrasi dapat segera dituntaskan sehingga layanan transportasi umum yang dihentikan sementara dapat kembali beroperasi.
(**)







