Gen LIMAS dan OJK Sumsel Edukasi Santri Palembang tentang Literasi Keuangan Syariah

Writer: - Senin, 26 Oktober 2026
Gen LIMAS bersama perwakilan OJK Provinsi Sumatera Selatan menggelar edukasi literasi keuangan syariah bagi para santri Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang melalui program GASPOL (Gen LIMAS Peduli Sosial), Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali santri dengan pengetahuan pengelolaan keuangan yang bijak sesuai prinsip syariah. (Foto: Gen LIMAS)

Palembang, Sumselupdate.com – Generasi muda perlu memahami cara mengelola keuangan secara bijak, termasuk berdasarkan prinsip syariah Islam. Upaya tersebut dilakukan Gen LIMAS melalui program GASPOL (Gen LIMAS Peduli Sosial) di Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini berfokus pada edukasi literasi keuangan syariah bagi para santri. Program tersebut melibatkan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, pimpinan dan pengurus pesantren, serta anggota Gen LIMAS.

Read More

Edukasi ini bertujuan membekali santri dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab, sekaligus mengenalkan prinsip-prinsip keuangan yang sesuai dengan syariat Islam.

Pimpinan Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang, Ustaz Dedi Mardiansyah, S.H., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman keuangan syariah merupakan bagian penting dari ilmu muamalah yang dapat menjadi bekal santri dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap para santri tidak hanya memiliki pengetahuan agama dan akhlak yang baik, tetapi juga mampu mengambil keputusan finansial secara bijak sesuai tuntunan Islam.

President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, mengatakan program GASPOL di lingkungan pesantren diharapkan dapat memperluas pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah.

Menurutnya, literasi finansial menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu mengatur keuangan, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengambil keputusan secara tepat.

Sementara itu, Asisten Manager Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Winda Dinniyah Handarini, berharap edukasi sejak dini dapat membantu santri memahami pengelolaan keuangan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap risiko dalam menggunakan produk dan layanan keuangan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak pesantren, Gen LIMAS, serta OJK Sumsel. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan donasi dan sertifikat kepada pihak pesantren serta sesi foto bersama.

Memasuki kegiatan inti, para santri dibagi ke dalam beberapa kelompok yang didampingi fasilitator. Mereka mengikuti materi bertajuk “Cerdas Mengelola, Bijak Memilih: Membangun Kebiasaan Finansial yang Bijak dan Tepat”.

Materi disampaikan secara aplikatif dengan menekankan pentingnya mengatur prioritas keuangan serta menerapkan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, penyelenggara juga mengadakan permainan susun kata. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan interaktif tersebut digunakan untuk melatih kerja sama tim, kreativitas, sekaligus mengulas pemahaman santri terhadap materi yang telah disampaikan.

Melalui program GASPOL, Gen LIMAS berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif dan sosial bagi generasi muda. Edukasi literasi keuangan diharapkan dapat membantu santri dan generasi Z membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak serta memahami pilihan layanan keuangan sesuai kebutuhan dan prinsip syariah.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts