Populasi Jepang Turun 3,17 Juta, Penduduk Lansia Capai Rekor 29,4 Persen

Writer: - Kamis, 1 Oktober 2026
Pejalan kaki menyeberangi jalan di Tokyo, Jepang, pada 18 Desember 2025. (Xinhua/Jia Haocheng)

Tokyo, Sumselupdate.com — Populasi Jepang terus mengalami penurunan di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia. Berdasarkan hasil final sensus penduduk 2025, total populasi Jepang termasuk warga negara asing mencapai sekitar 122,97 juta jiwa per 1 Oktober 2025.

Data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang pada Selasa (29/9) tersebut menunjukkan jumlah penduduk Jepang turun sekitar 3,17 juta jiwa atau 2,5 persen dibandingkan hasil sensus 2020.

Read More

Sensus penduduk Jepang telah dilaksanakan setiap lima tahun sejak 1920. Penurunan populasi tercatat dalam tiga sensus berturut-turut setelah Jepang pertama kali mencatat penurunan jumlah penduduk pada 2015.

Berdasarkan jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki mencapai sekitar 59,77 juta jiwa, sedangkan perempuan sekitar 63,2 juta jiwa.

Sementara itu, penduduk berusia 65 tahun ke atas mencapai 29,4 persen dari total populasi. Angka tersebut menjadi proporsi tertinggi yang pernah tercatat dan menunjukkan semakin kuatnya tren penuaan penduduk di Jepang.

Dari 47 prefektur di Jepang, Tokyo menjadi satu-satunya wilayah yang mencatat pertumbuhan penduduk dibandingkan sensus 2020.

Populasi Tokyo meningkat sekitar 189.000 jiwa. Kondisi tersebut menjadi pengecualian di tengah tren penurunan jumlah penduduk yang terjadi hampir di seluruh wilayah Jepang.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts