Palembang, Sumselupdate.com — Sidokkes Polrestabes Palembang, bekerjasama dengan Biddokkes Polda Sumsel, membagikan 4.000 + 1.500 lembar masker gratis kepada masyarakat dan anak-anak sekolah.
Pembagian masker dilakukan sejak Senin (24/8/2026) lalu, hingga Jum’at (28/8/2026) pagi, di empat titik lokasi yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan terakhir Masjid Cheng Ho, Kecamatan Jakabaring Palembang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolrestabes Palembang, AKBP Aditya Kurniawan, Kasi Dokkes Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo, bersama beberapa Personel Polrestabes serta Polsek Jajaran.
Dihari ke empat ini, sebanyak 4.000 + 1.500 lembar masker gratis dibagikan di seputaran wilayah SU I Palembang.
Wakapolrestabes Palembang AKBP Aditya Kurniawan, melalui Kasi Dokkes Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo, mengatakan pembagian masker gratis ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Kapolda melalui Bapak Kapolres sekaligus wujud nyata kepedulian Polri terkhusus Polrestabes Palembang terhadap kesehatan masyarakat.
Baca juga: Hujan Guyur Pagaralam, RSD Besemah Ingatkan Warga Tetap Waspada Kabut Asap
“Ini khususnya anak-anak sekolah yang rentan terhadap dampak kabut asap akibat Karhutla,” ucap Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo, saat dikonfirmasi melaui WhatsApp pribadinya, Jumat (28/8/2026) siang.
Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo, menegaskan pembagian masker gratis merupakan bagian dari tugas Polri dalam mengayomi masyarakat di bidang kesehatan.
“Langkah ini, saya harap untuk mengantisipasi lonjakan penyakit saluran pernapasan atau ISPA di kalangan masyakarat dan pelajar,” harapnya.
Selain membagikan masker, Iptu dr. Lebriandy Tjahya Raffaelo juga menghimbau kepada masyakarat, pelajar dan guru agar tetap disiplin menjaga kesehatan selama kondisi kualitas udara yang belum membaik.
Baca juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Puji Sejarah Palembang, Tapi Soroti Juga Masalah Kabut Asap
“Saya himbau ini semoga masyarakat, pelajar dan guru terhindar dari kualitas udara yang belum membaik,” tutup dr. Lebriandy. (**)











