Disdik OKI Pastikan Surat Pengumuman Libur Sekolah yang Beredar di Medsos Adalah Hoaks

Writer: - Jumat, 28 Agustus 2026
Kepala Disdik OKI Muhammad Refli, S.Sos., MM. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Kayuagung, Sumselupdate.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memastikan surat pengumuman libur sekolah yang beredar di media sosial, khususnya Facebook, adalah hoaks.

Surat tersebut dipastikan bukan dokumen resmi pemerintah dan tidak pernah dikeluarkan Disdik OKI sebagai kebijakan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar.

Read More

Surat yang beredar menggunakan kop Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Dinas Pendidikan, dengan judul “Surat Pernyataan Libur Sekolah”. Dalam surat tersebut disebutkan kegiatan belajar mengajar diliburkan mulai 29 Agustus hingga 2 September 2026.

Dalam dokumen itu juga tercantum keterangan bahwa sekolah kembali masuk pada 3 September 2026. Surat tersebut dilengkapi nomor surat, stempel serta tanda tangan yang seolah-olah berasal dari Kepala Disdik OKI.

Namun, setelah dilakukan klarifikasi, Disdik OKI menegaskan dokumen tersebut palsu.

Surat Edaran yang Dipastikan Palsu. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Kepala Disdik OKI Muhammad Refli, S.Sos., MM., didampingi Kabid GTK Herianto, SPd., MSi., dan Kabid SMP Disdik OKI Heri Apriyadi, ST., MSi., mengatakan surat tersebut tidak pernah diterbitkan oleh pihaknya.

“Surat itu palsu, diunggah oleh akun palsu. Hal ini tampak dari kop surat, cap dinas dan tanda tangan, semuanya palsu,” tegas Muhammad Refli.

Ia juga memastikan tanda tangan yang tercantum dalam surat tersebut bukan miliknya.

“Tanda tangan saya tidak seperti ini,” ujarnya.

Menurut Refli, pihaknya langsung melakukan klarifikasi untuk mencegah informasi tersebut semakin menyebar dan menimbulkan keresahan di kalangan sekolah maupun orang tua siswa.

Klarifikasi telah disampaikan melalui akun Facebook resmi Dinas Pendidikan OKI. Informasi tersebut juga diteruskan melalui grup WhatsApp Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS).

“Sudah kami klarifikasi melalui akun Facebook Dinas Pendidikan. Di grup WhatsApp MKKS dan KKKS juga sudah kami sampaikan bahwa surat yang beredar tersebut adalah hoaks,” jelasnya.

Ada Kejanggalan pada Tanggal Surat

Selain dipastikan bukan dokumen resmi, surat tersebut juga memiliki sejumlah kejanggalan.

Salah satunya terdapat pada pencantuman hari dan tanggal dimulainya libur sekolah. Dalam surat tertulis kegiatan libur dimulai Jumat, 29 Agustus 2026 hingga Rabu, 2 September 2026.

Padahal, 29 Agustus 2026 jatuh pada hari Sabtu, bukan Jumat.

Surat tersebut juga mencantumkan nomor 800/7255/DISDIK/2026 dan tanggal 26 Agustus 2026. Dokumen itu memuat nama Kepala Disdik OKI serta dilengkapi stempel dan tanda tangan yang dibuat menyerupai dokumen resmi pemerintah.

Meski demikian, Disdik OKI memastikan tidak pernah menerbitkan kebijakan libur sekolah sebagaimana isi surat tersebut.

Sekolah dan Orang Tua Diminta Tidak Terpengaruh

Disdik OKI mengimbau seluruh satuan pendidikan tetap berpedoman pada informasi serta surat edaran resmi yang diterbitkan pemerintah maupun Dinas Pendidikan OKI.

Kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua juga diminta tidak langsung mempercayai informasi mengenai libur sekolah yang beredar melalui media sosial maupun grup WhatsApp sebelum memastikan kebenarannya.

“Kalau ada informasi terkait libur sekolah, silakan dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak sekolah atau Dinas Pendidikan. Jangan langsung percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya,” tegas Refli.

Disdik OKI turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Penyebaran dokumen yang mengatasnamakan instansi pemerintah tanpa kepastian sumber dinilai dapat menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan dengan mengacu pada ketentuan dan kalender pendidikan yang berlaku, bukan berdasarkan surat yang beredar di media sosial.

Masyarakat yang menemukan informasi serupa diimbau melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts