Inderalaya, Sumselupdate.com — Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar salat istisqa di Kompleks Perkantoran Tanjung Senai, Indralaya. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar hujan segera turun di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut.
Salat istisqa ini pada Selasa (18/8) pagi ini diinisiasi Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turunnya hujan diharapkan dapat membantu membasahi lahan sekaligus memudahkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami meminta kepada Allah SWT, agar diturunkan hujan agar dapat membantu membasahi lahan sekaligus memudahkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” kata Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Selasa (18/8/2026).
Panca mengatakan salat istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar pemerintah dalam menghadapi karhutla. Di sisi lain, penanganan kebakaran tetap dilakukan oleh tim Satgas yang terus bekerja di lapangan.
“Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Agustus 2026 tercatat sebanyak 162 kejadian kebakaran di Ogan Ilir. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 540 hektare,” ungkapnya
Kondisi kekeringan yang mulai terjadi turut memperberat proses penanganan karhutla. Sejumlah sumber air, termasuk kanal yang selama ini digunakan untuk mendukung pemadaman, mulai mengalami penyusutan bahkan mengering.
Panca berharap hujan segera turun sehingga kondisi lahan menjadi lebih basah dan ketersediaan air kembali mencukupi untuk mendukung upaya pemadaman.
“Kami juga terus mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya selama musim kering berlangsung,” tutupnya.(**)











