Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Proklamator  Mohammad Hatta

Writer: - Sabtu, 8 Agustus 2026
Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melakukan ziarah ke makam Proklamator Mohammad Hatta (Bung Hatta), di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Humas MPR RI)

Jakarta, Sumselupdate.com – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melakukan ziarah ke makam Proklamator Mohammad Hatta (Bung Hatta), di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, Ziarah tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa sekaligus rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Read More

Ahmad Muzani menegaskan, kegiatan tersebut memiliki makna sejarah dan menjadi wujud penghormatan terhadap jasa Bung Hatta bersama Soekarno (Bung Karno) sebagai dua tokoh yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

“Setiap tanggal 17 Agustus, sebelum Sang Saka Merah Putih dikibarkan, kita selalu membacakan teks Proklamasi yang diawali dengan kalimat ‘Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta’. Karena itu, kami menganggap penting untuk berziarah ke makam para proklamator sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa,” ujarnya.

Ahmad Muzani menjelaskan, Pimpinan MPR telah berziarah ke makam Soekarno di Jalan Ir. Soekarno Nomor 152, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, dan kini melanjutkan tradisi tersebut dengan mengunjungi makam Mohammad Hatta.

Dikatakan, Soekarno dan Mohammad Hatta merupakan dua sosok yang sejak awal menginspirasi perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan serta meletakkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pimpinan MPR juga menyoroti kontribusi besar Bung Hatta  merumuskan sistem perekonomian nasional. Selain dikenal sebagai Proklamator, Bung Hatta dinilai memiliki pemikiran yang hingga kini tetap relevan, baik di bidang ekonomi maupun tata kelola pemerintahan.

“Bung Hatta memiliki pemikiran, pandangan, dan semangat yang hingga hari ini masih hidup dan tetap relevan. Meskipun beliau telah wafat, gagasan-gagasannya tetap menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Dia juga mengingatkan peran penting Bung Hatta dalam perjuangan diplomasi Indonesia, termasuk saat memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag pada 1949 yang menghasilkan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Lebih lanjut, Ahmad Muzani menyebut ziarah tersebut merupakan bentuk rasa syukur generasi penerus kepada para pemimpin bangsa terdahulu yang telah meletakkan dasar-dasar kemerdekaan Indonesia.

“Kami berharap ziarah ini membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia dan menjadi pengingat bagi generasi sekarang untuk terus meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua MPR  menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Mohammad Hatta yang telah menerima kedatangan rombongan dengan hangat.

Ke depan, MPR berencana menjadikan tradisi ziarah ke makam para proklamator sebagai agenda rutin menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun, sebagai upaya menjaga semangat nasionalisme sekaligus menghormati jasa para pendiri bangsa.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts