Kapolda Sumsel: Sabuk Kamtibmas Jadi Benteng Sosial Lawan Provokasi dan Hoaks!

Writer: - Selasa, 28 Juli 2026
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, saat berfoto bersama dalam apel Sabuk Kamtibmas di Polrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026). (Sumselupdate.com/ Istimewa )

Palembang, Sumselupdate.com — Bertempat di lapangan Mapolrestabes Palembang, Polda Sumatera Selatan, memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan melalui pelaksanaan Apel Besar Sabuk Kamtibmas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, pada Selasa (28/7/2026) sore, dan dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, beserta jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, beserta jajaran, Forkopimda Kota Palembang, unsur TNI, kejaksaan, pengadilan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan kalangan mahasiswa.

Read More

Kegiatan turut dihadiri elemen Sabuk Kamtibmas yang berjumlah total 672 orang, terdiri dari Cakar Sriwijaya 43 orang, Harimau Sumatera 40 orang, PMPB 40 orang, GBRS 40 orang, PP 40 orang, Perkasa Guard 30 orang, mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus 30 orang, Komunitas Emak-Emak Melawan 26 orang, kalangan buruh dan serikat pekerja 133 orang, serta pengemudi ojek daring dan komunitas kendaraan sebanyak 250 orang.

Apel Besar Sabuk Kamtibmas digelar sebagai bentuk penguatan sinergi lintas elemen dalam menjaga kamtibmas, sejalan dengan program Presisi Polri yang mengedepankan kedekatan dan kolaborasi Polri dengan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan Polda Sumsel terhadap stabilitas keamanan nasional sebagai prasyarat utama keberlangsungan pembangunan daerah.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa dinamika sosial dan ekonomi Kota Palembang yang tinggi ibarat dua mata pisau, membawa kemajuan sekaligus membuka ruang bagi potensi gangguan kamtibmas. Ia menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polrestabes Palembang telah mengungkap 678 kasus kejahatan curat, curas, dan curanmor, namun menegaskan bahwa capaian tersebut bukan untuk dibanggakan semata.

“Kita tidak perlu menjadi seorang Superman, tetapi yang kita butuhkan adalah sebuah Super Team. Jadikanlah ‘Sabuk Kamtibmas’ ini sebagai pengikat yang memelihara persatuan dan kesatuan, serta benteng sosial yang menjaga kehidupan dari segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas,” tegas Kapolda Sumsel.

Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia menekankan bahwa keberhasilan Polri tidak diukur dari banyaknya kasus yang diungkap, melainkan dari perubahan mindset masyarakat untuk turut mencegah terjadinya kejahatan.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Kapolda Sumsel kepada dua warga yang berjasa menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan, penyerahan simbolis lima unit sepeda motor dan satu telepon genggam hasil pengungkapan kasus kepada pemilik, pemusnahan barang bukti Narkoba jenis Shabu seberat 19.493,44 gram dan pil Ekstasi sebanyak 352 butir, serta peluncuran Aplikasi Ampera 247 sebagai inovasi layanan digital Polrestabes Palembang.

Kegiatan juga dilengkapi kunjungan ke sejumlah stand UMKM, bakti kesehatan, serta produk inovasi pakan ternak berbahan eceng gondok hasil kerja sama dengan Universitas Sriwijaya.

“Kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Palembang, khususnya dalam memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta mempererat kolaborasi lintas elemen dalam menjaga kondusivitas wilayah,” terang Kapolda Sumsel.

Perwakilan komunitas ojek daring, Doni Saputra, menyampaikan dukungannya terhadap program Sabuk Kamtibmas yang digagas Polda Sumsel.

“Kami yang setiap hari mencari nafkah di jalan merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Kami siap menjadi mata dan telinga Polri di lapangan, karena keamanan jalan juga menjadi keamanan rezeki kami,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan buruh dan serikat pekerja, Suryadi, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada kalangan pekerja untuk terlibat langsung dalam menjaga kamtibmas.

“Kami sebagai buruh mendukung penuh imbauan Bapak Kapolda untuk tidak mudah terprovokasi. Persatuan pekerja dan sinergi dengan Polri adalah kunci agar iklim kerja di Sumatera Selatan tetap kondusif,” kata Suryadi.

Apel Besar Sabuk Kamtibmas ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek daring, dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Palembang. Seiring semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae”, Polda Sumsel terus berkomitmen menghadirkan Palembang sebagai kota yang aman, damai, tertib, dan kebal terhadap segala bentuk provokasi. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts