OJK Sumsel Catat 10.334 UMKM dan Pengusaha Muda Bergabung di Program Sultan Muda, Siap Naik Kelas lewat Digitalisasi

Writer: - Senin, 6 Juli 2026
Suasana Sultan Muda Fair 2026 yang digelar OJK Provinsi Sumatera Selatan di Ballroom Kantor OJK Sumsel, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan pelaku UMKM, pengusaha muda, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat literasi keuangan, mendorong digitalisasi usaha, serta memperluas akses pembiayaan guna mencetak wirausaha muda yang tangguh dan berdaya saing. (Foto: Sumselupdate.com/Fitria NIngsih)

Palembang, Sumselupdate.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 10.334 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengusaha muda telah bergabung dalam Program Sultan Muda sejak diluncurkan pada 2025.

Untuk memperkuat literasi keuangan, mendorong kewirausahaan digital, serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, OJK kembali menggelar Sultan Muda Fair 2026 di Ballroom Kantor OJK Sumsel, Senin (6/7/2026).

Read More

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto mengatakan, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda dalam mengembangkan kemampuan berwirausaha sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan.

“Program Sultan Muda telah menjangkau 10.334 UMKM dan pengusaha muda. Mereka merupakan generasi yang belajar menjadi pribadi kreatif, adaptif, dan tangguh dalam menghadapi era transformasi digital,” ujar Arifin.

Ia menegaskan, Program Sultan Muda bukan hanya diperuntukkan bagi pengusaha yang telah sukses secara finansial. Program tersebut juga membuka ruang bagi generasi muda dan pelaku UMKM yang baru memulai usaha untuk mendapatkan pembinaan dan pendampingan.

Menurut Arifin, Sultan Muda menjadi salah satu program strategis OJK dalam membangun ekosistem kewirausahaan berkelanjutan melalui peningkatan literasi keuangan, pelatihan, pendampingan usaha, perluasan jejaring bisnis, hingga digitalisasi UMKM.

Ia mengungkapkan, keterbatasan akses pembiayaan dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital masih menjadi tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM.

Oleh karena itu, Sultan Muda Fair 2026 menghadirkan berbagai layanan, mulai dari informasi akses pembiayaan perbankan hingga pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pemasaran produk.

Program tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya OJK, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta mitra teknologi seperti Canva guna memperkuat ekosistem kewirausahaan digital di Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Yopy Prabowo, mengapresiasi penyelenggaraan Sultan Muda Fair 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku UMKM dan generasi muda untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mempercepat transformasi digital.

Yopy mengatakan, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar UMKM menjadi pilar utama ekonomi nasional yang mandiri dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi digital. Langkah tersebut juga sejalan dengan target pemerintah mencetak 100 ribu pemimpin ekonomi muda.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berharap Program Sultan Muda dapat menjangkau lebih banyak daerah sehingga literasi keuangan dan kewirausahaan digital tidak hanya berkembang di perkotaan, tetapi juga hingga ke wilayah pelosok.

“Program Sultan Muda diharapkan mampu membentuk generasi muda yang mandiri, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital,” kata Herman Deru.

Ia optimistis program tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang lahirnya wirausaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menyatakan OJK Pusat akan terus mendukung pengembangan Program Sultan Muda melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, kementerian terkait, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan juga difungsikan sebagai Sultan Muda Hub, yakni pusat konsultasi, pendampingan, dan pengembangan kapasitas bagi anggota Sultan Muda, pelaku UMKM, maupun calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts