Muaradua, Sumselupdate.com – Musyawarah Daerah (Musda) V Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Musda I Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten OKU Selatan resmi menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2032.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Muaradua itu berjalan lancar dan dihadiri alumni HMI dari berbagai latar belakang serta sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kabupaten OKU Selatan.
Musda dibuka oleh perwakilan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumatera Selatan, Joe Martin, bersama jajaran pengurus MW KAHMI Sumsel lainnya.
Ketua Pelaksana, Ayatullah Al Muhamad, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan hingga sidang pleno berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah seluruh tahapan Musda berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya.
Dalam persidangan, forum menetapkan tiga presidium sidang yakni ZoelKarnain Pohan, David Hayadi, dan Yasir Arafat untuk memimpin jalannya pleno.
Pemilihan Ketua MD KAHMI OKU Selatan berlangsung demokratis melalui mekanisme pemungutan suara. Dua kandidat yang maju dalam bursa pemilihan yakni Hendri Yanto dan Misnadi.
Berdasarkan hasil voting, Misnadi terpilih sebagai Ketua MD KAHMI Kabupaten OKU Selatan periode 2026–2032.
Sementara itu, FORHATI OKU Selatan secara aklamasi menetapkan Ema Ratna Sari sebagai Ketua FORHATI periode pertama.
Dalam sambutannya, Misnadi menegaskan komitmennya membangun sinergi dengan pemerintah di tingkat nasional, provinsi, maupun daerah demi mendukung kemajuan Kabupaten OKU Selatan.
Ia juga menargetkan KAHMI menjadi organisasi yang mandiri secara finansial serta mampu mempererat silaturahmi antaralumni HMI.
“Ke depan KAHMI harus mampu bersinergi dengan pemerintah untuk kemajuan OKU Selatan, menjaga silaturahmi antaralumni, serta mendorong kader-kader HMI agar berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FORHATI terpilih, Ema Ratna Sari, menilai keberadaan organisasi perempuan sangat penting sebagai wadah pemberdayaan perempuan melalui kegiatan sosial dan pendidikan.
“Kami ingin FORHATI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan di OKU Selatan,” katanya.
Ia berharap kepengurusan baru KAHMI dan FORHATI mampu menjadi organisasi yang aktif memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.
Musda ditutup dengan semangat kebersamaan para peserta yang meneriakkan yel-yel khas HMI, “Yakusa! Yakin Usaha Sampai”.
(**)











