Pagaralam, Sumselupdate.com – Hujan deras dan kondisi tanah yang labil kembali memicu bencana longsor di kawasan lereng Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Kamis (21/5/2026).
Material longsoran menutup badan jalan di Desa Plang Kenidai RT 06 RW 03, Kelurahan Gunung Dempo, sehingga akses kendaraan lumpuh total dan sementara hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Di tengah situasi tersebut, aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat turun langsung ke lokasi untuk membuka jalur darurat sambil menunggu alat berat diterjunkan.
Pantauan di lokasi, material lumpur, batu, dan tanah menutupi sebagian besar badan jalan. Personel PAS 1 bersama warga berjibaku membersihkan jalur secara manual agar akses masyarakat tidak sepenuhnya terputus.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada melalui Kasi Humas Iptu Mansyur mengatakan personel kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat terkait longsor di kawasan Gunung Dempo.
“Anggota bersama BPBD dan masyarakat langsung mendatangi lokasi tanah longsor untuk melakukan penanganan awal. Saat ini akses baru bisa dilalui kendaraan roda dua sambil menunggu alat berat tiba di lokasi,” ujar Iptu Mansyur.
Menurutnya, kehadiran aparat di lokasi bukan hanya membantu proses evakuasi material longsor, tetapi juga memastikan keamanan warga yang melintas di sekitar titik bencana.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena kondisi cuaca di wilayah pegunungan masih berpotensi memicu longsor susulan.
Di tengah keterbatasan alat, solidaritas warga terlihat kuat. Sejumlah masyarakat sekitar ikut membantu membersihkan material longsor menggunakan peralatan seadanya.
Beberapa pengendara bahkan harus turun dari kendaraan dan melintas perlahan di sisi jalan yang masih tersisa.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kawasan lereng Gunung Dempo memiliki tingkat kerawanan longsor cukup tinggi, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Warga berharap alat berat segera tiba agar akses jalan dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.
“Personel masih bersiaga di lokasi untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan situasi tetap aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas,” tutup Iptu Mansyur.
(**)











