Palembang, Sumselupdate.com – Rapat Paripurna XXXIII DPRD Sumatera Selatan digelar dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 oleh Gubernur Herman Deru, Senin (30/3/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Sumsel tersebut dipimpin Ketua DPRD Andie Dinialdie.
Dalam forum resmi tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.
Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan capaian pembangunan serta realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp11,12 triliun dengan realisasi mencapai Rp10,06 triliun atau 90,43 persen.
Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp9,69 triliun atau 86,86 persen dari target.
Selain capaian, Herman Deru juga mengungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerah, di antaranya penanganan kemiskinan dan stunting, peningkatan produktivitas pertanian, serta pemerataan infrastruktur dan investasi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menyiapkan sejumlah program strategis, seperti pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, program berobat gratis Berkat, gerakan Sumsel Mandiri Pangan, serta penciptaan 100.000 wirausaha muda.
Ia menegaskan, pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara akuntabel, transparan, serta mengedepankan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran.
Usai penyampaian LKPJ, rapat paripurna dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumsel yang terdiri dari lima pansus berdasarkan bidang komisi.
Pansus tersebut akan membahas LKPJ secara lebih mendalam dan menyusun rekomendasi strategis guna mendukung arah pembangunan daerah ke depan.
(**)











