HUT Ke-25 Baznas Muaraenim, Pemkab Dorong Digitalisasi Zakat dan Penuntasan RTLH

Writer: - Selasa, 20 Januari 2026
HUT Ke-25 Baznas Muaraenim, Pemkab Dorong Digitalisasi Zakat dan Penuntasan RTLH (Suselupdate.com/ Ist)

Muaraenim, Sumselupdate.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muaraenim genap berusia seperempat abad. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 ini ditandai dengan aksi sosial nyata berupa penyaluran bantuan kepada ratusan penerima manfaat di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS), Selasa (20/01/2025).

Dalam acara yang dirangkai dengan syukuran, tausiyah, dan dzikir bersama tersebut, Baznas Muaraenim menyalurkan paket sembako dan uang tunai kepada 50 warga fakir miskin. Selain itu, santunan juga diberikan kepada 95 anak yatim piatu yang berasal dari enam panti asuhan di Kecamatan Muaraenim dan Kecamatan Lawang Kidul.

Read More

Bupati Muaraenim, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Andi Wijaya, M.M., menegaskan posisi vital Baznas sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi ini krusial untuk mengurai ketimpangan dan kesenjangan sosial di Bumi Serasan Sekundang.

Andi Wijaya menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Salah satu fokus utamanya adalah pengalokasian dana umat untuk pembangunan Rumah Tak Layak Huni (RTLH).

“Kami berharap Baznas terus memberikan manfaat, utamanya menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan membantu pemerintah menangani masalah hunian layak bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Andi.

Selain fokus pada penyaluran fisik, Pemkab Muaraenim juga menyoroti pentingnya modernisasi sistem. Andi Wijaya mendorong Baznas untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam penghimpunan dan pelaporan zakat.

Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan publik (public trust) yang akan bermuara pada optimalisasi penyerapan zakat dari para muzakki.

Di bawah kepemimpinan Ketua Baznas Muaraenim, Ahmad Nizom, S.Ag., pemerintah berharap lembaga ini mampu menjadi instrumen efektif memutus mata rantai kemiskinan. Strateginya tidak hanya bersifat karitatif (santunan), tetapi juga produktif melalui pemberdayaan ekonomi umat, penguatan UMKM, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada para Muzakki, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan organisasi yang dinilai konsisten mendukung kemajuan Baznas Kabupaten Muaraenim.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts