Palembang, Sumselupdate.com — Aktifis anti korupsi Sumsel Suara Rakyat Informasi Sriwijaya (SIRA), berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Palembang. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026.
Aksi ini akan dipusatkan di Kantor Wali Kota Palembang dengan estimasi massa puluhan orang. Dalam aksinya, massa akan membawa berbagai atribut seperti pengeras suara (toa), spanduk, bendera, serta menyampaikan pernyataan sikap secara terbuka.
Direktur eksekutif LSM SIRA, Rahmat Sandi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian LSM SIRA terhadap kinerja Pemerintah Kota Palembang, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), yang dinilai gagal memaksimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam tuntutannya, LSM SIRA secara tegas menyatakan dukungan kepada Wali Kota Palembang untuk segera mencopot Kepala Bapenda Kota Palembang, karena dianggap tidak mampu mencapai target PAD secara optimal. Hal tersebut disampaikan Sandi, Sabtu (3/1/2026).
Selain itu, massa aksi juga mendesak Pemerintah Kota Palembang agar tidak memberikan Upah Pungut (UP) kepada pejabat Bapenda sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan pencapaian PAD tersebut.
Tak hanya itu, dalam rangka mendukung program dan kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang (RDPS) menuju visi Palembang BeRDjaya dan Palembang Sejahtera, LSM SIRA meminta agar dilakukan perombakan menyeluruh di tubuh Bapenda Kota Palembang.
“Kami meminta Wali Kota Palembang segera mengganti Kepala Bapenda, Kabid PBB-BPHTB, Kabid P4D, Kabid PDL, serta seluruh UPTD Bapenda dengan pejabat yang lebih berkompeten dan profesional,” tegas Sandi.
LSM SIRA berharap aksi ini dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palembang demi perbaikan tata kelola pendapatan daerah serta terwujudnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.(**)











