Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Supriadi resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kota Lubuklinggau periode 2025–2028 setelah memenangkan pemungutan suara dengan selisih tipis.
Dalam pemilihan yang berlangsung pada Konferensi PWI Kota Lubuklinggau di Room Hotel Dewinda, Senin (15/12/2025), Supriadi meraih 10 suara dari total 19 suara sah. Sementara pesaingnya, M Minor, memperoleh 9 suara.
Konferensi PWI Kota Lubuklinggau secara resmi dibuka oleh Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat, M.Ikom. Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit Bersatu, PWI Tangguh” sebagai refleksi semangat konsolidasi dan penguatan organisasi wartawan di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuklinggau menyampaikan bahwa audiensi antara pengurus PWI dan dirinya beberapa hari sebelum konferensi menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan. Ia juga mengungkapkan bahwa dari tiga orang yang sempat mengambil formulir pencalonan Ketua PWI, hanya dua kandidat yang mengembalikan berkas dan maju dalam pemilihan.
“Pemerintah daerah berharap proses pemilihan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Saya menitipkan kepada para kandidat agar mengedepankan musyawarah mufakat. Jika memungkinkan, aklamasi tentu lebih baik demi menjaga persatuan,” ujarnya.
Wali Kota juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kebebasan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ia menyesalkan adanya insiden intimidasi terhadap wartawan yang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya di Kota Lubuklinggau.
“Di Lubuklinggau, kejadian seperti itu sebelumnya tidak pernah terjadi. Wartawan dilindungi undang-undang, dan saya berharap hal tersebut tidak terulang kembali,” tegasnya.
Ia berharap Konferensi PWI dapat menjadi momentum kebangkitan organisasi, memperkuat solidaritas wartawan, serta melahirkan kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu menjaga marwah pers di Kota Lubuklinggau.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua PWI Kota Lubuklinggau, Sri Prades, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Lubuklinggau terhadap pelaksanaan konferensi. Menurutnya, audiensi antara pengurus PWI dan Wali Kota berlangsung hangat dan penuh dukungan, mencerminkan perhatian kepala daerah terhadap peran strategis PWI di daerah.
“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik oleh Pak Wali Kota. Dari audiensi tersebut terlihat jelas dukungan beliau terhadap PWI di Kota Lubuklinggau,” ujarnya.
Perwakilan PWI Sumatera Selatan, Ishak Nasroni, menegaskan bahwa Konferensi PWI merupakan amanat Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI yang wajib dilaksanakan setiap tiga tahun sekali.
Ia menyebutkan, dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, sembilan daerah telah melaksanakan konferensi di bawah kepemimpinan Ketua PWI Sumsel saat ini, bahkan tujuh di antaranya berhasil melalui mekanisme aklamasi.
“Ini menunjukkan keberhasilan kepemimpinan PWI Sumsel dalam menjaga soliditas organisasi di daerah,” ujarnya.
Konferensi PWI Kota Lubuklinggau turut dihadiri jajaran pengurus PWI Sumatera Selatan, Plt Ketua PWI Kota Lubuklinggau Sri Prades, Kepala Diskominfotiksan Kota Lubuklinggau Ervan Affansyah, Camat Lubuklinggau Timur I H Heru Prayudha, Ketua PWI Musi Rawas Jhuan Silitonga, Ketua PWI Musi Rawas Utara H Marwab Azhrai, serta insan pers se-Kota Lubuklinggau.
(**)











