Festival Literasi Bangka Barat 2025, Wabup Ajak Generasi Muda Gemar Membaca dan Menulis

Writer: - Jumat, 7 November 2025
Wakil Bupati (Wabup) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yus Derahman, membuka secara resmi Festival Literasi Bangka Barat Tahun 2025. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Bangka Barat, Sumselupdate.com – Wakil Bupati (Wabup) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yus Derahman, membuka secara resmi Festival Literasi Bangka Barat Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bangka Barat itu berlangsung pada 4 hingga 6 November 2025 di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangka Barat. Festival ini diikuti oleh pelaku UMKM, pelajar SD hingga SMA, serta masyarakat umum.

Read More

Dalam sambutannya, Wabup Yus Derahman menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Festival Literasi yang dinilai mampu menumbuhkan semangat membaca dan menulis di tengah masyarakat.

“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup keterampilan berbicara, berpikir kritis, menghitung, dan memecahkan masalah,” ujar Yus Derahman.

Ia menambahkan, literasi kini mencakup berbagai bidang seperti digital, sains, finansial, budaya, dan kewarganegaraan yang sangat penting di era modern.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks pembangunan literasi masyarakat Bangka Barat mencapai 83,84.

Sementara tingkat kegemaran membaca masyarakat juga tergolong tinggi dengan nilai 80,43, menjadikan Bangka Barat salah satu daerah dengan tingkat literasi terbaik di Provinsi Bangka Belitung.

“Minat baca masyarakat kita terus meningkat setiap tahun, terutama di kalangan pelajar dan generasi muda,” ucapnya.

Menurut Yus Derahman, capaian tersebut didukung oleh keberadaan perpustakaan di desa-desa, sekolah, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, Perpustakaan Nasional, dan perpustakaan provinsi dalam berbagai kegiatan literasi.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, lanjutnya, berkomitmen memperkuat budaya literasi di semua lapisan masyarakat. Literasi dinilai penting untuk membentuk masyarakat yang kritis, kreatif, dan mampu menyaring informasi di tengah derasnya arus digital.

“Festival literasi ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang cerdas, produktif, dan berkarakter,” tegasnya.

Festival Literasi 2025 mengusung tema ‘Membaca Dunia, Menulis Peradaban: Wujudkan Bangka Barat Bermartabat’.

Menurut Wabup, tema ini mengandung makna bahwa membaca membuka wawasan dan pemahaman terhadap dunia, sementara menulis menjadi cara untuk berkontribusi dalam membangun peradaban.

“Dengan membaca kita mengenal dunia, dan dengan menulis kita meneguhkan identitas serta nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.

Festival Literasi ini juga menjadi ajang promosi perpustakaan dan ruang ekspresi bagi masyarakat. Di tengah maraknya arus informasi, literasi menjadi kunci agar masyarakat mampu berpikir logis, memilah informasi benar, serta tidak mudah terprovokasi oleh hoaks.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi Bangka Barat yang cerdas secara intelektual, bijak secara sosial, dan menjadikan budaya literasi sebagai landasan pembangunan daerah yang Bermartabat,” pungkasnya.

Pada pembukaan festival, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba tahun 2025, di antaranya lomba perpustakaan desa terbaik, lomba bertutur tingkat SD, lomba video konten literasi, lomba resensi buku kategori SMP dan SMA/SMK/MA, serta penghargaan bagi pelaku naskah kuno.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts