Dua Hari Hilang, Pemuda Berkebutuhan Khusus Ditemukan Selamat di Muara Pinang

Writer: - Selasa, 4 November 2025
Herlan Subari saat Bersama personel Polsek Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Selasa sore (4/11/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Empat Lawang, Sumselupdate.com – Suasana haru menyelimuti Mapolsek Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (4/11/2025). Seorang pemuda bernama Herlan Subari akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah dua hari dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Herlan diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus dengan keterbatasan mental yang membuatnya sulit berkomunikasi. Ia dilaporkan hilang dari rumahnya di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. Tak ada yang tahu bagaimana ia bisa sampai ke Kecamatan Muara Pinang, yang berjarak puluhan kilometer dari tempat tinggalnya.

Read More

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Sepriadi S.I.K melalui Kapolsek Muara Pinang AKP Dwi Sepriadi SH menceritakan, penemuan Herlan menjadi momen yang menghangatkan hati banyak pihak.

“Alhamdulillah, warga masyarakat dengan perhatian khusus keterbatasan mental yang diketahui bernama Herlan Subari telah diserahkan kepada pihak keluarga. Ia sempat dua hari menghilang dari rumah dan akhirnya ditemukan di wilayah Muara Pinang berkat bantuan masyarakat serta informasi dari grup WhatsApp Polri,” ujar AKP Dwi Sepriadi dengan nada lega.

Sebelum ditemukan, warga sempat melihat Herlan berjalan seorang diri di wilayah Kota Pagaralam. Tak lama kemudian, ia bergeser ke arah Muara Pinang. Saat ditemukan, Herlan tampak kebingungan, tidak membawa identitas, dan tidak mampu berbicara. Warga yang iba kemudian segera melapor ke pihak kepolisian.

“Kami sempat kesulitan karena yang bersangkutan tidak bisa berbicara. Namun kami pastikan ia aman, kami beri makanan, dan terus berupaya mencari tahu siapa keluarganya. Alhamdulillah, akhirnya ada kabar dari Polres Muara Enim bahwa keluarganya juga sedang mencari,” tambah Kapolsek.

Berkat koordinasi cepat antaranggota Polri dan kepedulian masyarakat, identitas Herlan akhirnya diketahui. Tak lama kemudian, keluarganya datang menjemput dan tangis bahagia pecah saat Herlan kembali ke pelukan ibunya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat. Di antara kesibukan dan hiruk-pikuk kehidupan, masih ada orang-orang yang mau berhenti sejenak untuk menolong sesama.

“Kami berterima kasih kepada seluruh warga yang peduli dan membantu. Hal seperti ini membuktikan bahwa kerja sama antara masyarakat dan kepolisian bisa membawa kebahagiaan bagi banyak orang,” tutup AKP Dwi Sepriadi.

Malam itu, Mapolsek Muara Pinang kembali tenang. Namun kisah tentang Herlan—anak istimewa yang tersesat dan akhirnya pulang—akan selalu dikenang sebagai cerita hangat tentang kasih, kepedulian, dan harapan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts