Pagaralam, Sumselupdate.com – Suasana tenang di Dusun Dempo Rejo, Kelurahan Dempo Makmur, Kota Pagaralam mendadak gempar pada Minggu (19/10/2025) sore.
Sekitar pukul 14.25 WIB, tanah setinggi lima meter tiba-tiba ambruk dan menimpa dua pekerja yang tengah menggali pondasi tembok penahan di pekarangan rumah milik Sudaryono, warga setempat.
Dua pekerja bernama Nurdianto (52) dan Sulistiono (42) tertimbun material tanah bercampur batu dan harus dievakuasi dengan bantuan warga sekitar. Keduanya mengalami cedera terkilir pada kaki kanan akibat terjepit longsoran.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setya, SIk melalui Kapolsek Pagaralam Utara Iptu Ramdani, SH membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Begitu mendapat laporan, anggota bersama Bhabinkamtibmas langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu proses evakuasi. Syukurlah, kondisi kedua korban tidak terlalu parah dan situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan, kejadian diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil serta minimnya pengawasan tenaga ahli dalam pengerjaan galian pondasi.
“Kami mengimbau agar pemilik lahan menghentikan sementara pekerjaan tembok penahan itu sampai dilakukan pengecekan ulang terhadap kondisi tanah dan keamanan di lokasi,” tambah Iptu Ramdani.
Meski sempat menegangkan, suasana kini berangsur kondusif. Pemilik lahan dan para pekerja yang masih memiliki hubungan kekerabatan memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, disaksikan Ketua RT dan Bhabinkamtibmas.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan aspek keselamatan kerja serta kondisi tanah, terutama di wilayah perbukitan seperti Pagaralam. Satu langkah kecil kehati-hatian bisa mencegah musibah yang lebih besar.
(**)











