Komisi DPR: PBB Kerap Lumpuh Akibat Hak Veto

Writer: - Jumat, 27 Juni 2025
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema ‘Langkah Konkret Antisipasi Dampak Meluasnya Perang Israel-Iran’ di Gedung DPR Jakarta, Kamis (26/6/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Humas DPR RI).

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kerap tidak berjalan efektif ketika negara-negara pemilik hak veto memiliki kepentingan langsung dalam konflik.

“Israel seolah-olah bebas melakukan apa saja kayak negara yang kebal hukum. Karena setiap ada pembahasan soal Israel, Amerika selalu mem-veto,” ujar Sukamta dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema ‘Langkah Konkret Antisipasi Dampak Meluasnya Perang Israel-Iran’ di Gedung DPR Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Read More

Hal yang sama menurut Sukamta, juga terjadi dalam konflik Ukraina yang tidak terselesaikan akibat veto Rusia.

“Kalau negara-negara yang punya hak veto itu berkepentingan langsung berkonflik, PBB lumpuh,” tegasnya.

Meskipun begitu, Sukamta menyebut PBB tetap penting sebagai platform diplomasi global. “Bagaimanapun tidak efektifnya, masih lebih baik ada PBB dibandingkan tidak ada. Tanpa PBB, dunia bisa lebih chaos,” jelasnya.

Dia pun mendorong adanya reformasi sistem di PBB, termasuk hak veto. Salah satu usulan yang pernah muncul adalah veto hanya berlaku jika mendapat persetujuan dua pertiga anggota Majelis Umum PBB.

“Saya kira ini menarik untuk terus diangkat supaya pemerintah juga terus mendorong di PBB itu supaya reformasi berjalan lebih cepat,” tegasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts