Satgas Pangan Sidak Kios Pupuk di Pagaralam, Ini Hasilnya!

Writer: - Selasa, 8 April 2025
Tim Gabungan Satgas Pangan Kota Pagaralam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Kios Pupuk Lengkap (KPL) bersubsidi di wilayah Pagaralam, Selasa (8/4/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Novrico Saputra).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Tim Gabungan Satgas Pangan Kota Pagaralam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Kios Pupuk Lengkap (KPL) bersubsidi di wilayah Pagaralam, Selasa (8/4/2025).

Hasil sidak menunjukkan stok dan distribusi pupuk bersubsidi di Kota Pagaralam berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

Read More

Sidak ini melibatkan jajaran Polres Pagaralam, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop), Dinas Pertanian, serta Satpol PP.

Tim gabungan langsung menyambangi sejumlah toko dan gudang milik KPL untuk memastikan ketersediaan pupuk dan kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Adapun jenis pupuk bersubsidi yang tersedia di pasaran antara lain Urea dan Phonska, dengan HET masing-masing Rp112.500 per sak untuk Urea dan Rp115.000 per sak untuk Phonska. Harga tersebut belum termasuk biaya transportasi dari distributor ke KPL.

Plh Kasat Intelkam Polres Pagaralam, Iptu Yoga Suganda, SE yang turut mendampingi kegiatan ini mengatakan pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran terkait distribusi dan harga pupuk bersubsidi.

“Apabila ada KPL atau distributor yang nakal, atau menjual pupuk bersubsidi melebihi ambang batas HET yang berlaku, maka hal ini dapat ditindak sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” tegas Iptu Yoga Suganda, SE didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, SH.

Sementara itu, salah satu distributor KPL menyatakan selama ini pendistribusian pupuk berjalan lancar.

“Selama ini tidak ada kendala, Insya Allah masih tahap aman dan lancar,” ungkapnya singkat.

Di sisi lain, petani pun menyambut baik kelancaran distribusi pupuk. Seorang petani anggota kelompok tani, Yando, menyampaikan mereka tidak pernah dipersulit selama memenuhi syarat yang ditetapkan.

“Selama ini kami tidak dipersulit untuk membeli pupuk bersubsidi di KPL, asalkan syarat dan ketentuan kami penuhi,” ujar Yando saat ditemui awak media.

Satgas Pangan memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi pupuk bersubsidi, sekaligus menjamin program pemerintah berjalan dengan optimal di tingkat akar rumput.

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts