Jakarta, Sumselupdate.com – Resiprokal Ekonomi pemerintah Amerika Serikat (AS) membuat berbagai negara harus mengambil kebijakan strategis. Hal itu juga harusnya dilakukan pemerintah Indonesia.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief di Jakarta, Sabtu (5/4/2025).
Hendry mengatakan, implikasi kebijakan AS bakal berpengaruh kepada Indonesia.
“Kita minta pemerintah hati-hati dengan kebijakan nekat Donald Trump. Kebijakan bakal menyentuh semua sektor ekonomi. Pasar dagang, fiskal dan yang lain. Salah satu yang harus dijaga pemerintah adalah menjaga ekosistem sektor UMKM tetap bertahan,” ujar Hendry.
Dikatakan, memang Donald Trump sedang membendung tekanan ekonomi dari negara seperti Tiongkok. Namun walau Tiongkok yang ditekan, Indonesia bakal terkena imbas.
“AS dan Tiongkok dua tujuan ekspor kita. Tiongkok akan mengoreksi kebijakan ekonominya. Otomatis juga berpengaruh ekspor komoditas kita kesana. Kedua negara ini otomatis menahan laju ekspor kita,” tegasnya.
Untuk menjaga perdagangan Indonesia, khususnya sektor UMKM, dia menyarankan dalam jangka pendek Indonesia memperkuat perdagangan dalam negeri sembari mencari kemitraan dagang baru di luar AS dan Tiongkok.
Pemerintah dapat meningkatkan kebijakan proteksi UMKM dengan memberikan stimulus bantuan lunak, keringanan perpajakan, pemberian subsidi kepada faktor utama dan pendukung UMKM.
Dia juga menyarankan pemerintah memberikan penyesuaian pengenaan tarif impor, pembatasan kuota, pelarangan impor barang tertentu.
Proteksi pemerintah jadi faktor penting penyelamatan UMKM. Sebab selama ini UMKM selalu jadi penyelamat ekonomi nasional. Namun perlambatan ekonomi semenjak Covid-19 melanda, dikhawatirkan pengusaha UMKM tidak dapat menahan.
Menurut Hendry, kebijakan proteksi bakal jadi momentum meningkatkan daya saing produk UMKM hingga ditargetkan dapat bersaing di perdagangan internasional.











